Austin, Texas – Sirkuit Circuit of The Americas (COTA) di Austin, Texas, bersiap menjadi arena pertarungan sengit antara dua nama besar di ajang MotoGP Amerika Serikat 2026 akhir pekan ini. Awak MotoGP secara terang-terangan memprovokasi lahirnya duel antara pemuncak klasemen sementara, Marco Bezzecchi, melawan sang petahana dan raja COTA, Marc Marquez.
Pada laman resminya, MotoGP membuka pancingan bahwa seri di Amerika ini bisa menjadi panggung persaingan langsung yang dinantikan. Bezzecchi datang dengan performa gemilang, mencatatkan empat kemenangan beruntun. Dua kemenangan diraih pada akhir musim 2025 di Portugal dan Valencia, disusul dua kemenangan di awal musim 2026 di Thailand dan Brasil.
Rentetan kemenangan ini menempatkan Bezzecchi sebagai pembalap yang paling “on fire” saat ini. Namun, tantangan sesungguhnya menanti di COTA, sirkuit yang dikenal sebagai “wilayah Marquez”.
Pihak MotoGP bahkan secara eksplisit menyatakan, “Setelah empat kemenangan beruntun untuk Bezzecchi (dua di akhir musim 2025 + dua di awal musim 2026), balapan memasuki wilayah Marquez yang sesungguhnya. Jadi, bisakah Bezzecchi mengalahkan raja COTA?” Kutipan ini jelas menunjukkan upaya untuk memanaskan persaingan.
Meskipun balapan sprint juga penting, fokus utama tetap pada balapan utama atau Grand Prix yang menawarkan poin lebih besar. Podium pertama di Grand Prix memberikan 25 poin, jauh lebih banyak dibandingkan 12 poin dari balapan sprint, menjadikannya patokan utama keberhasilan pembalap dan tim dalam satu seri.
Dengan dua balapan awal musim 2026 telah usai dan 20 balapan lagi tersisa, seri di COTA ini menjadi salah satu ujian krusial. Perpindahan dari Brasil menuju utara ke AS untuk menghadapi COTA yang dikenal penuh gejolak akan menjadi penentu awal musim yang menarik.



