Nama pebalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, kini tengah menjadi sorotan hangat di kancah balap motor internasional. Pada Kamis, 26 Maret 2026, Veda sukses mengukir sejarah dengan finis di posisi ketiga pada ajang Moto3 Brasil 2026. Prestasi gemilang ini semakin istimewa mengingat usianya yang baru menginjak 17 tahun.
Sebelumnya, Veda telah menunjukkan performa menjanjikan di seri Moto3 Thailand. Puncaknya di Brasil, ia berhasil naik podium ketiga bersama Honda Team Asia, hanya terpaut sekitar 4 detik dari pemenang Maximo Quiles dan Adrian Fernandez. Keberhasilan Veda ini kembali mengingatkan publik akan kiprah para pebalap Indonesia yang lebih dulu menjajal ketatnya persaingan di level Grand Prix.
Jejak Para Pebalap Indonesia di Grand Prix Dunia
Sebelum Veda Ega Pratama menorehkan namanya di podium Moto3, sejumlah pebalap Tanah Air telah lebih dulu mencicipi kerasnya lintasan balap dunia. Berikut adalah beberapa di antaranya:
Dimas Ekky Pratama
Pebalap asal Depok ini pernah berlaga di kelas Moto2 pada tahun 2017. Sayangnya, ia harus mengakhiri balapan lebih awal karena mengalami kecelakaan. Namun, pada musim berikutnya, Dimas kembali mendapat kesempatan untuk tampil di ajang internasional sebagai pebalap pengganti. Tercatat, ia sempat memulai balapan sebanyak 14 kali di musim tersebut.
Rafid Topan Sucipto
Rafid Topan Sucipto, pebalap asal Jakarta, juga pernah turun di Moto2. Ia tampil di GP Malaysia 2018 bersama tim Forward Racing dan berhasil finis di posisi ke-26. Sebelumnya, Rafid juga sempat berkompetisi di GP Valencia 2012, di mana ia finis di urutan ke-30.
Mario Suryo Aji
Nama Mario Suryo Aji tentu sudah tidak asing lagi bagi penggemar balap motor. Pebalap muda asal Magetan ini sempat berkompetisi di Moto3, termasuk saat tampil di GP Mandalika 2023. Mario merupakan bagian dari Honda Team Asia dengan nomor motor 62. Pada musim 2022, ia tercatat 36 kali start dan berhasil finis di peringkat ke-26 klasemen akhir dengan raihan 5 poin.
Doni Tata Pradita
Doni Tata Pradita merupakan salah satu pebalap senior Indonesia yang memiliki pengalaman panjang di dunia balap. Ia telah memulai karier balap sejak usia dini dan pernah tampil di Moto2 bersama tim Federal Oil Gresini dan Tech 3. Doni bahkan sudah berkompetisi di kejuaraan dunia sejak tahun 2005 di kelas 125cc. Prestasinya juga cukup gemilang, termasuk meraih juara Yamaha ASEAN Cup pada tahun 2003 dan 2004.
Andi Farid Izdihar
Pebalap asal Sulawesi Selatan, Andi Farid Izdihar, juga memiliki catatan yang membanggakan. Ia menjadi pebalap Indonesia pertama yang berhasil tampil di Grand Prix selama dua tahun berturut-turut, yakni di kelas Moto2 pada tahun 2020 dan Moto3 pada tahun 2021.
Kiprah para pebalap ini menunjukkan bahwa Indonesia memiliki potensi besar di dunia balap motor internasional. Keberhasilan Veda Ega Pratama di Moto3 Brasil 2026 menjadi bukti terbaru dari semangat juang dan talenta yang terus bermunculan dari Tanah Air.




