Kylian Mbappe resmi mengukir sejarah sebagai pencetak gol terbanyak sepanjang perhelatan Piala Dunia. Penyerang tim nasional Prancis itu melesakkan dua gol ke gawang Inggris dalam laga perebutan tempat ketiga yang berakhir dengan skor 4-6, Minggu (19/7/2026) dini hari WIB.

Tambahan dua gol tersebut membuat koleksi gol Mbappe di ajang Piala Dunia kini mencapai 22 gol, melampaui rekor Lionel Messi yang mengoleksi 21 gol. Pencapaian ini menempatkan Mbappe di puncak daftar top skor sepanjang masa turnamen sepak bola terbesar di dunia.

Dengan torehan 10 gol sepanjang turnamen, Mbappe untuk sementara memimpin daftar top skor Piala Dunia 2026. Penyerang Real Madrid itu unggul dua gol atas Messi yang baru mengoleksi 8 gol. Sebelum laga perebutan tempat ketiga, Mbappe dan Messi memang sama-sama mengoleksi delapan gol, namun dua gol Mbappe ke gawang Inggris membuatnya menjauh dari sang mega bintang Argentina.

Perolehan 10 gol ini juga menjadikan Mbappe sebagai pemain dengan produktivitas tertinggi dalam satu edisi Piala Dunia pada abad ke-21, menyamai pencapaian legendaris Gerd Müller pada edisi 1970. Tak hanya itu, ia juga menjadi pesepak bola pertama yang berpotensi merengkuh Sepatu Emas dalam dua edisi Piala Dunia berbeda, sebuah rekor yang akan semakin mengukuhkan namanya di buku sejarah.

Kiprah Mbappe di turnamen ini memang luar biasa. Dari babak grup hingga laga perebutan tempat ketiga, ia selalu menjadi ancaman terbesar bagi setiap lini pertahanan lawan. Kecepatan, dribel, dan penyelesaian akhirnya yang mematikan membuat para bek lawan kesulitan menghentikannya. Tak heran jika ia kini menjadi sorotan utama dalam perburuan gelar individu paling prestisius di ajang sepak bola terbesar dunia ini.

Meski saat ini unggul, posisi Mbappe di puncak daftar top skor belum sepenuhnya aman. Messi masih memiliki satu kesempatan untuk menambah koleksi golnya saat Argentina menghadapi Spanyol di partai final Piala Dunia 2026, yang akan berlangsung Senin (20/7/2026) dini hari WIB. Jika Messi mampu mencetak setidaknya dua gol di laga final, ia berpeluang merebut kembali posisi puncak sekaligus menyamai rekor Mbappe.

Apabila terjadi kesamaan jumlah gol, aturan FIFA akan menggunakan jumlah assist sebagai penentu. Saat ini, Messi tercatat memiliki empat assist, sementara Mbappe juga memiliki empat assist setelah laga perebutan tempat ketiga. Hal ini menambah ketegangan dalam perebutan Sepatu Emas yang akan ditentukan di laga puncak.