Masjid Istiqlal Jakarta kembali membuka pendaftaran Itikaf Terpadu Ramadhan 1447 H. Program ini menawarkan kesempatan bagi jemaah untuk memperdalam ibadah dengan berdiam diri di masjid secara penuh selama 10 hari terakhir bulan suci Ramadan.

Itikaf terpadu dirancang khusus bagi jemaah yang berkomitmen mengikuti seluruh rangkaian ibadah tanpa pulang-pergi. Selama periode ini, peserta dapat fokus menjalankan ibadah, tilawah Al-Qur’an, dzikir, serta kegiatan spiritual lainnya, demi mencapai kualitas ibadah yang lebih maksimal.

Kuota dan Mekanisme Pendaftaran

Berdasarkan informasi yang disampaikan melalui akun Instagram resmi Masjid Istiqlal, @masjidistiqlal.official, pendaftaran dibuka untuk umum dengan kuota terbatas sebanyak 400 peserta. Kuota tersebut terbagi menjadi 200 untuk laki-laki dan 200 untuk perempuan.

Pendaftaran dilakukan secara daring mulai tanggal 4 hingga 9 Maret 2026. Calon jemaah dapat mendaftarkan diri melalui tautan berikut:

Persyaratan Peserta

Setiap calon peserta diwajibkan mengunggah foto diri dan Kartu Tanda Penduduk (KTP) saat mendaftar. Untuk jemaah anak-anak, panitia menetapkan persyaratan usia minimal 12 tahun.

Sementara itu, bagi peserta yang berusia antara 60 hingga 65 tahun, wajib melampirkan surat keterangan sehat dari dokter. Persyaratan ini diberlakukan untuk memastikan kenyamanan dan keamanan seluruh jemaah selama pelaksanaan itikaf.

Informasi Lanjutan

Setelah berhasil mendaftar, peserta akan diarahkan untuk bergabung ke kanal WhatsApp Itikaf Masjid Istiqlal. Tautan grup tersebut tersedia di akhir formulir pendaftaran. Panitia menyarankan agar peserta tidak melewatkan langkah ini guna mendapatkan informasi terkini terkait jadwal, kegiatan, dan tata tertib itikaf.

Program Itikaf Terpadu di Masjid Istiqlal ini menjadi momen istimewa untuk meningkatkan kualitas ibadah di bulan Ramadan. Selain memperbanyak ibadah pribadi, kegiatan ini juga memberikan kesempatan untuk merasakan ketenangan spiritual, membangun kedekatan dengan Al-Qur’an, serta memperkuat ikatan ukhuwah dengan sesama jemaah.

Panitia menegaskan bahwa pendaftaran akan ditutup lebih cepat apabila kuota peserta sudah terpenuhi.