Rumah mewah milik penyanyi pop dunia Rihanna di kawasan elit Beverly Hills, Los Angeles, Amerika Serikat, dilaporkan menjadi sasaran penembakan pada Minggu siang, 8 Maret 2026 waktu setempat. Insiden ini menyebabkan satu peluru menembus dinding properti tersebut, dan seorang perempuan telah diamankan oleh pihak kepolisian.
Menurut laporan media lokal, Los Angeles Police Department (LAPD) menerima panggilan darurat terkait penembakan sekitar pukul 13.21 waktu setempat. Petugas segera mendatangi lokasi dan berhasil mengamankan seorang tersangka perempuan berusia sekitar 30 tahun.
Sersan Jonathan de Vera, juru bicara LAPD, mengonfirmasi kepada LA Times pada Senin (9/3/2026) bahwa tidak ada korban luka dalam peristiwa tersebut. Rihanna sendiri diketahui berada di dalam rumah saat kejadian, namun sumber media lokal memastikan ia dalam kondisi selamat dan tidak mengalami cedera.
Berdasarkan informasi awal kepolisian, pelaku diduga melepaskan sekitar 10 tembakan dari dalam mobilnya ke arah rumah sang penyanyi. Kendaraan yang digunakan pelaku berhenti di seberang gerbang properti saat penembakan terjadi.
Hingga kini, belum ada kepastian apakah pasangan Rihanna, rapper A$AP Rocky, serta anak-anak mereka berada di rumah saat insiden berlangsung. Pasangan selebritas tersebut diketahui tinggal di sebuah rumah bergaya kolonial di kawasan Beverly Hills bersama keluarga mereka.
Setelah melancarkan aksinya, pelaku sempat melarikan diri menggunakan mobil listrik Tesla berwarna putih, melaju ke arah selatan melalui Coldwater Canyon Drive. Polisi kemudian berhasil menemukan kendaraan tersebut di sebuah area parkir pusat perbelanjaan di kawasan Sherman Oaks.
Sekitar 30 menit setelah laporan pertama diterima, petugas berhasil menangkap tersangka tanpa perlawanan. Pihak kepolisian menyatakan penyelidikan masih berlangsung untuk mengungkap motif di balik penembakan ini serta kemungkinan adanya faktor lain yang melatarbelakanginya.




