Manchester United berhasil mengamankan tiga poin penting di Liga Primer Inggris 2025/26 setelah menundukkan Everton dengan skor tipis 1-0. Kemenangan yang diraih di Goodison Park ini diwarnai oleh komentar pedas gelandang muda Setan Merah, Kobbie Mainoo, yang menyindir taktik bola mati tim tuan rumah.

Pertandingan berlangsung ketat sejak peluit awal dibunyikan pada Rabu, 25 Februari 2026. Manchester United, yang berupaya menjaga momentum di papan atas klasemen, terlihat menguasai tempo permainan. Namun, Everton tidak tinggal diam dan mencoba memanfaatkan setiap peluang, terutama dari situasi bola mati.

Gol tunggal yang menentukan kemenangan Manchester United tercipta di babak pertama melalui skema serangan cepat. Umpan terukur dari lini tengah berhasil membuka ruang bagi penyerang yang kemudian menuntaskan peluang tersebut menjadi gol. Meski unggul, pertahanan United tetap diuji oleh beberapa serangan balik berbahaya dari Everton, namun mampu meredam tekanan hingga akhir laga.

Selepas pertandingan, Kobbie Mainoo menjadi sorotan utama. Gelandang yang tampil impresif di lini tengah ini tidak segan mengomentari strategi bola mati Everton. Menurut Mainoo, pendekatan lawan dalam memanfaatkan set-piece cenderung kurang efektif dan terlalu mudah dibaca. Ia bahkan memberi sindiran bahwa taktik tersebut lebih mirip “main bola atau royal rumble”, menggambarkan permainan yang tidak terstruktur dan acak.

Kemenangan ini krusial bagi Manchester United untuk terus bersaing ketat di papan atas Liga Primer dan memperebutkan tiket ke kompetisi Eropa musim depan. Sementara itu, bagi Everton, hasil ini menambah pekerjaan rumah terkait efektivitas serangan mereka, khususnya dalam skenario bola mati yang sering menjadi senjata penting dalam sepak bola modern.