Sebuah lubang besar yang tiba-tiba muncul di lintasan Sirkuit Goiania, Brasil, memaksa penundaan sesi kualifikasi Moto2 dan Moto3, serta menggeser jadwal Sprint MotoGP Brasil 2026 pada Minggu, 22 Maret 2026. Insiden ini menambah daftar tantangan nonteknis yang dihadapi penyelenggara balapan.
Gangguan Nonteknis di Sirkuit Goiania
Sebelumnya, Sirkuit Goiania telah berjibaku dengan kondisi cuaca ekstrem berupa hujan dan banjir yang membuat para pekerja harus bekerja keras. Namun, kemunculan lubang di jalur lurus lintasan menjadi masalah terbaru yang paling mengusik dan berdampak langsung pada jadwal balapan.
Menurut laporan Motorsport, lubang tersebut awalnya berukuran kecil namun dengan cepat membesar dan menyebabkan aspal di sekitarnya mulai ambles. Para pembalap yang menyadari adanya kerusakan ini segera melaporkan kepada tim mereka, yang kemudian meneruskan peringatan tersebut kepada pihak penyelenggara.
Respons Cepat Penyelenggara
Menanggapi laporan tersebut, tim pekerja sirkuit segera dikerahkan. Mereka melakukan pemotongan sebagian besar permukaan lintasan yang rusak untuk membersihkan area dan memulai proses perbaikan. Upaya perbaikan ini diawasi secara ketat oleh CEO Dorna, Carmelo Ezpeleta, menunjukkan keseriusan pihak penyelenggara dalam menangani masalah keamanan lintasan.
Penundaan kualifikasi Moto2 dan Moto3, serta molornya Sprint MotoGP, menjadi konsekuensi langsung dari kerusakan lintasan ini. Peristiwa di Sirkuit Goiania ini dipastikan akan menjadi salah satu momen yang sulit dilupakan dalam gelaran MotoGP Brasil 2026.




