Musim 2025/2026 akan menjadi penutup perjalanan Mohamed Salah bersama Liverpool. Bintang asal Mesir tersebut dipastikan bakal meninggalkan Anfield setelah musim ini berakhir, menyusul kesepakatan antara pihak klub dan sang pemain.
Dilansir dari situs resmi Liverpool pada Rabu, 25 Maret 2026, kedua belah pihak telah mencapai kata sepakat untuk mengakhiri kerja sama lebih cepat dari durasi kontrak yang seharusnya. Keputusan ini berarti Salah akan hengkang pada bursa transfer musim panas mendatang.
Sebelumnya, Mohamed Salah menandatangani kontrak baru berdurasi dua tahun pada musim lalu, yang mengikatnya dengan Liverpool hingga tahun 2027. Namun, setelah melalui berbagai pertimbangan, kedua pihak sepakat untuk memutus kontrak tersebut satu tahun lebih awal, yakni pada akhir musim 2025/2026.
Meski demikian, Liverpool menegaskan bahwa Mohamed Salah akan tetap fokus penuh untuk membantu tim mencapai target-target yang tersisa musim ini. Target tersebut meliputi finis di posisi empat besar Liga Primer Inggris serta meraih trofi di dua ajang tersisa, yaitu Liga Champions dan Piala FA.
Pernyataan Resmi Klub dan Fokus Sisa Musim
“Atas dasar rasa hormat dan cinta, Salah mau mengumumkan ini secepat mungkin ke suporter agar tidak ada lagi spekulasi soal masa depannya,” demikian bunyi pernyataan resmi Liverpool.
Pernyataan tersebut melanjutkan, “Mengingat masih ada target tersisa musim ini, Salah fokus penuh untuk mengakhiri kariernya di Liverpool dengan cara terbaik dan pada saat perpisahan di Anfield, barulah ada perayaaan prestasi serta jasa-jasanya untuk klub.”
Warisan dan Statistik Gemilang
Mohamed Salah akan meninggalkan Liverpool dengan catatan prestasi yang menakjubkan. Sejak bergabung pada tahun 2017 dari AS Roma, ia telah menyabet delapan gelar, termasuk dua gelar Premier League dan satu Liga Champions. Pencapaian ini menjadikannya salah satu pemain tersukses sepanjang sejarah klub.
Ia juga memegang status sebagai pencetak gol terbanyak ketiga sepanjang masa klub, dengan koleksi 255 gol dari 435 penampilan. Salah hanya kalah dari legenda klub, Ian Rush (346 gol) dan Roger Hunt (285 gol).
Musim Terakhir yang Penuh Tantangan
Sayangnya, musim terakhir Salah di Anfield diwarnai oleh berbagai tantangan. Hubungannya dengan klub dan manajer Arne Slot dikabarkan merenggang. Bahkan, Mohamed Salah sempat dibekukan dari satu pertandingan pada Desember lalu, menyusul unggahan curahan hati di media sosial terkait kondisinya.
Performa Mohamed Salah juga menunjukkan penurunan signifikan musim ini. Dari 34 pertandingan, ia hanya mampu mencetak 10 gol dan sembilan assist, dengan lima gol di antaranya tercipta di liga.




