Babak pertama duel play-off UEFA Europa League antara LOSC Lille dan Red Star Belgrade (Crvena Zvezda) di Decathlon Arena – Stade Pierre-Mauroy pada Jumat (20/2/2026) dini hari WIB berlangsung ketat. Tim tamu, Red Star, tampil lebih agresif dan mendominasi jalannya pertandingan, namun Lille berhasil menjaga gawangnya tetap perawan hingga turun minum.
Dominasi Serangan Red Star Belgrade
Sejak peluit kick-off dibunyikan, Red Star langsung mengambil inisiatif serangan dan berulang kali merepotkan lini belakang Lille. Baru empat menit laga berjalan, Jay Enem hampir mengejutkan publik tuan rumah dengan peluang dari jarak dekat setelah situasi bola mati, namun tembakannya masih melebar tipis di sisi kiri gawang. Tekanan berlanjut melalui skema set piece yang menjadi andalan wakil Serbia tersebut.
Statistik menunjukkan dominasi Red Star dalam agresivitas serangan sepanjang 45 menit pertama. Mereka mencatatkan enam percobaan tembakan dan lima sepak pojok, berbanding tiga percobaan milik Lille yang kesulitan menciptakan peluang bersih. Dua tembakan tepat sasaran berhasil dihasilkan tim tamu, sementara Lille belum mampu menguji kiper lawan secara signifikan.
Beberapa peluang berbahaya lahir dari situasi sepak pojok Red Star. Sundulan Franklin Tebo Uchenna pada menit ke-10 melenceng tipis, diikuti tandukan Rodrigão menjelang turun minum yang juga gagal menemui sasaran. Rangkaian sepak pojok beruntun pada menit ke-42 hingga 45 semakin meningkatkan tekanan, dengan Tebo Uchenna dan Jay Enem kembali mendapatkan peluang, namun penyelesaian akhir yang kurang tenang membuat skor tetap tidak berubah.
Lille Bertahan Kokoh di Kandang
Lini pertahanan Lille yang dikawal Aïssa Mandi dan Nathan Ngoy terlihat cukup sibuk menghalau tekanan bola-bola silang Red Star. Meski terus digempur, Les Dogues menunjukkan disiplin tinggi dalam menjaga area pertahanan mereka.
Upaya Lille untuk menyerang lebih banyak datang dari situasi sporadis. Félix Correia sempat melepaskan tembakan dari sudut sempit pada menit ke-8, namun berhasil diblok. Sementara itu, Hákon Haraldsson mencoba peruntungan dari luar kotak penalti pada menit ke-32 yang masih melambung tinggi, dan Romain Perraud juga memperoleh peluang dari sisi kiri, tetapi tembakannya tidak menemui target.
Duel Fisik di Lini Tengah
Pertandingan juga diwarnai duel fisik yang cukup intens di lini tengah. Wasit mengeluarkan satu kartu kuning untuk pemain Lille, Félix Correia, pada menit ke-40 setelah melakukan pelanggaran terhadap Nayair Tiknizyan. Secara keseluruhan, Lille tercatat melakukan tujuh pelanggaran sepanjang babak pertama, sedangkan Red Star melakukan empat pelanggaran namun tetap disiplin dalam menjaga struktur permainan.
Tambahan satu menit waktu injury time tidak cukup untuk memecah kebuntuan. Secara keseluruhan, penguasaan bola relatif berimbang dengan 51,2% untuk Lille dan 48,8% untuk Red Star, tetapi efektivitas serangan jelas berpihak pada tim tamu. Lille beruntung mampu bertahan tanpa kebobolan meski terus ditekan, sementara Red Star menunjukkan organisasi serangan yang lebih rapi dan berbahaya sepanjang 45 menit pertama.




