MILAN – Kontingen kembali menunjukkan dominasinya di cabang olahraga pada . Tim Negeri Ginseng berhasil menyabet medali emas dalam beberapa nomor krusial, menegaskan status mereka sebagai kekuatan utama di arena es global.

Emas Estafet Putri Pecah Telur

Salah satu pencapaian paling membanggakan adalah kemenangan tim seluncur cepat trek pendek putri Korea Selatan di nomor estafet 3.000 meter. Atlet Kim Gilli, , Noh Do-hee, dan Shim Suk-hee berhasil melintasi garis finis pertama dengan catatan waktu 4 menit 04,014 detik di Milano Ice Skating Arena. Kemenangan ini menjadi medali emas pertama bagi Korea di nomor estafet putri dalam delapan tahun terakhir, sebuah pencapaian yang disambut gegap gempita oleh para pendukungnya. Pengalaman Choi Min-jeong yang sigap mengatasi insiden jatuhnya atlet Belanda dan sprint penentu dari Kim Gilli menjadi kunci keberhasilan tim ini. Lee So-yeon juga turut berperan penting dalam membawa tim melaju ke final. Kemenangan ini juga menjadi medali emas keenam bagi Choi Min-jeong di ajang Olimpiade, mendekatkannya pada rekor atlet Korea dengan medali Olimpiade terbanyak. Jika ia berhasil meraih medali di nomor 1.500 meter putri, ia akan mencetak sejarah baru.

Perolehan Medali yang Signifikan

Secara keseluruhan, cabang seluncur cepat trek pendek telah menyumbangkan total tujuh medali bagi Korea Selatan di Milano Cortina 2026, melampaui pencapaian mereka di Olimpiade Beijing 2022 yang hanya meraih 2 emas, 3 perak, dan 2 perunggu. Perolehan medali ini terdiri dari 2 emas, 3 perak, dan 2 perunggu. Tim putra juga turut berkontribusi dengan meraih medali perak di nomor estafet 5.000 meter, kalah tipis dari Belanda. Sebelumnya, Hwang Dae-heon juga berhasil meraih medali perak di nomor 1.500 meter putra, menjadikannya atlet Korea putra pertama yang meraih medali di tiga Olimpiade Musim Dingin berturut-turut. Perolehan medali ini menempatkan Korea Selatan sebagai salah satu kontingen tersukses di cabang seluncur cepat trek pendek pada Olimpiade kali ini, melampaui hasil Olimpiade Sochi 2014 dan menjadi yang terbaik kedua setelah Olimpiade PyeongChang 2018.

Perjuangan Atlet Individu

Di nomor individu, Kim Gilli kembali menunjukkan performa gemilangnya dengan meraih medali emas di nomor 1.500 meter putri, sementara Choi Min-jeong harus puas dengan medali perak. Perjuangan atlet Korea di nomor 500 meter putra harus terhenti di babak kualifikasi. Hwang Dae-heon dan Lim Jong-eon gagal melaju ke perempat final setelah bersaing ketat. Hwang kalah tipis 0,012 detik dari Felix Pigeon dari Polandia, sementara Lim tersandung masalah penalti dan insiden di lintasan. Kegagalan ini menandai dua Olimpiade berturut-turut tanpa medali bagi Korea di nomor 500 meter putra.