Real Madrid secara mengejutkan harus mengakui keunggulan Getafe CF dengan skor tipis 0-1 dalam laga pekan ke-26 La Liga yang berlangsung di Santiago Bernabéu, Selasa (3/3/2026) dini hari WIB. Meski tampil sangat dominan dengan penguasaan bola hampir 80 persen dan melepaskan 18 tembakan, Los Blancos gagal menembus pertahanan rapat tim tamu yang diperkuat kiper David Soria yang tampil gemilang. Satu-satunya gol dalam pertandingan ini dicetak oleh Martín Satriano melalui tendangan roket spektakuler.

Satriano Hukum Dominasi Madrid

Sejak peluit awal dibunyikan, Real Madrid langsung mengambil alih kendali permainan. Serangan demi serangan dibangun, terutama melalui sisi kiri yang dihuni Vinícius Júnior. Peluang pertama datang pada menit ke-2 ketika sepakan Vinicius dari dalam kotak penalti masih melenceng tipis setelah menerima umpan dari Federico Valverde.

Tekanan Madrid terus berlanjut. Pada menit ke-13, dua peluang beruntun dari Gonzalo García dan Vinicius berhasil digagalkan oleh kiper David Soria yang menunjukkan performa impresif sejak awal. Namun, di tengah gempuran tersebut, Getafe justru mampu memecah kebuntuan pada menit ke-39. Martín Satriano melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti yang meluncur deras ke sudut kanan atas gawang yang dijaga Thibaut Courtois, setelah menerima umpan dari Mauro Arambarri. Gol tersebut membuat Getafe menutup babak pertama dengan keunggulan 1-0, meski terus berada di bawah tekanan.

Madrid Terus Menekan di Babak Kedua

Memasuki babak kedua, Real Madrid meningkatkan intensitas serangan mereka. Beberapa pergantian pemain dilakukan oleh pelatih, termasuk masuknya Rodrygo dan Franco Mastantuono untuk menambah daya gedor tim. Peluang demi peluang terus tercipta, namun selalu gagal berbuah gol.

Sundulan Rodrygo pada menit ke-79 hampir menyamakan kedudukan, tetapi kembali mampu ditepis oleh Soria yang tampil luar biasa sepanjang laga. Madrid juga nyaris mencetak gol melalui sundulan Antonio Rüdiger pada menit ke-75, namun bola masih melenceng tipis dari gawang. Hingga memasuki masa tambahan waktu, tekanan Los Blancos semakin meningkat.

Rodrygo sempat mendapat peluang emas melalui sundulan pada menit ke-91, tetapi bola kembali melebar dari sasaran. Situasi semakin panas di akhir pertandingan. Franco Mastantuono diganjar kartu merah pada menit ke-95, sementara Vinicius Junior dan Álvaro Carreras juga menerima kartu kuning di masa injury time. Wasit Alejandro Muñiz Ruiz akhirnya meniup peluit panjang dengan skor tetap Real Madrid 0-1 Getafe.

Statistik: Madrid Dominan, Getafe Efektif

Secara statistik, Real Madrid benar-benar mendominasi pertandingan dengan 77,1 persen penguasaan bola, sementara Getafe hanya 22,9 persen. Los Blancos juga mencatat 18 percobaan tembakan dengan 7 mengarah ke gawang, jauh lebih banyak dibanding Getafe yang hanya mencatat 9 tembakan dengan 3 tepat sasaran.

Madrid unggul dalam jumlah tendangan sudut (10 berbanding 2), tetapi penampilan gemilang David Soria dengan 7 penyelamatan krusial membuat Getafe mampu mempertahankan keunggulan hingga akhir laga. Sebaliknya, pertandingan berjalan keras dengan total 28 pelanggaran. Masing-masing tim menerima empat kartu kuning, sementara kedua tim juga harus bermain dengan 10 pemain setelah kartu merah di penghujung laga.