Seorang penjaga kursi pijat di Stasiun Surabaya Gubeng menjadi sorotan setelah dituduh menghilangkan gelang emas milik seorang pelanggan. Insiden yang terjadi pada Senin, 2 Maret 2026, ini viral di media sosial, memicu simpati publik terhadap petugas yang terlihat menangis saat bertugas.
Video yang dibagikan oleh akun TikTok Satrianoalvetris menunjukkan petugas tersebut dalam keadaan tertekan akibat tuduhan kehilangan gelang emas. Peristiwa ini dengan cepat menyebar dan menuai berbagai reaksi dari warganet.
Klarifikasi dari Pihak Keluarga
Menanggapi tuduhan tersebut, seorang warganet yang mengaku sebagai kakak dari petugas kursi pijat itu, pemilik akun @moccata, memberikan klarifikasi. Melalui kolom komentar, @moccata menjelaskan kronologi dari sudut pandangnya.
“Halo semuanya, ini adik aku yang emang dia belum pernah kerja dan itu tempat kerja dia pertama kalinya,” ungkap @moccata, seperti dikutip dari Instagram vira.sekalii pada Rabu, 4 Maret 2026.
Ia mengaku terkejut dan sakit hati atas tuduhan yang menimpa adiknya. “Jujur shock juga setelah dengar kejadian itu, tapi sudah dijelaskan kalau emang adik saya gak bersalah cuma dari pihak sananya tetap menuduh adik saya,” lanjutnya.
Bukti CCTV dan Bantahan Keras
Menurut @moccata, di lokasi kejadian terdapat rekaman CCTV yang dapat menjadi bukti. Dari hasil pantauan CCTV, pelanggan tersebut disebut hanya mengenakan satu gelang emas, bukan dua seperti yang diklaim.
“Padahal, ada bukti CCTV kalau ibunya hanya bawa satu gelang bukan dua tapi dia ngotot,” tegas @moccata, membantah klaim pelanggan.
Kakak petugas tersebut juga mengungkapkan kekecewaannya. “Demi Allah saya dendam karena posisi saya lagi kerja gak tahu apa-apa dengar adik saya diperlakukan seperti itu. Kita emang orang gak punya ibu, tapi kita bukan maling,” tuturnya dengan emosional.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah memberikan dukungan moral kepada adiknya. “Makasih juga buat kakaknya dan teman-temannya yang lain udah kasih semangat ke adik saya. Semangat juga buat para pencari rezeki di krisis keadilan ini,” pungkasnya.
Reaksi Warganet dan Seruan Investigasi
Insiden ini sontak memicu beragam komentar dari warganet. Banyak yang merasa iba dan menyarankan agar kasus ini dibawa ke jalur hukum untuk mencari kebenaran.
- “Klw gak berbuat laporin saja.. Biar ada investigasi… Pakta.. Objektif.. Kan ada CCTV.. Lgian bukan massage manual/tradisional…,” tulis akun ttan6***.
- “Udah ada CCTV, baiknya dilaporkan aja tu ibunya,” tambah dzihni***.
- “Andai ini fitnah semoga Allaah angkat derajatmu mas,” komentar surtinah***, memberikan dukungan.




