Pembalap tim Pramac Racing, Jorge Martin, berhasil menjuarai Sprint MotoGP Amerika Serikat yang berlangsung di Circuit of The America (COTA), Texas, pada Minggu (29/3) dini hari WIB. Kemenangan ini diwarnai insiden unik saat Martin terjatuh dari motornya ketika melakukan wheelie, selebrasi mengangkat roda depan, seusai melintasi garis finis.
Martin sendiri menanggapi kejadian tersebut dengan tawa. “Banyak pembalap bisa menang, tetapi tidak banyak pembalap yang terjatuh saat melakukan wheelie dalam perjalanan kembali ke pit,” ujarnya.
Insiden tersebut disebut Martin sebagai bagian dari gaya khasnya. “Itu gaya Martinator -julukan Martin. Seperti biasa. Berantakan. Untungnya saya baik-baik saja, dan motornya tidak terlalu rusak,” imbuh pembalap dengan nomor 89 itu.
Keberhasilan Martin dalam balapan sprint ini disebutnya tidak lepas dari strategi pemilihan ban yang tepat. Berbeda dengan mayoritas pembalap lain yang memilih ban belakang jenis soft, Martin justru memutuskan untuk menggunakan ban medium, bahkan bertentangan dengan rekomendasi awal dari timnya.



