TANGERANG – Dewa United harus menelan pil pahit setelah takluk 0-2 dari Bhayangkara Presisi Lampung FC dalam lanjutan pekan ke-24 BRI Super League 2025/2026. Laga yang digelar di Stadion Indomilk Arena, Tangerang, pada Minggu (1/3/2026) tersebut sekaligus memutus tren positif tiga kemenangan beruntun yang sebelumnya dicatatkan skuad Tangsel Warriors.

Kekalahan ini membuat posisi Dewa United di papan tengah klasemen sementara tetap stagnan. Tim asuhan Jan Olde Riekerink, yang sejatinya tampil kompetitif di paruh pertama, harus mengakui keunggulan Bhayangkara FC yang mampu memanfaatkan peluang menjadi gol dan menggandakan keunggulan. Hasil ini membuat koleksi poin Dewa United tidak bergerak dan menempatkan mereka di urutan ke-9 setelah 24 pertandingan.

Evaluasi Ivar Jenner dan Fokus ke Depan

Gelandang andalan Dewa United sekaligus pemain Timnas Indonesia U-23, Ivar Jenner, mengakui bahwa kekalahan dari Bhayangkara FC menjadi “pekerjaan rumah” yang harus segera dibenahi. Menurut Jenner, timnya telah bermain cukup baik di awal laga, namun detail kecil dalam transisi kembali ke pertahanan menjadi penyebab kebobolan dan berujung pada kekalahan.

Meski demikian, Jenner menegaskan bahwa timnya tetap optimistis dan siap bangkit menghadapi pertandingan berikutnya. “Fokus kami sekarang tertuju pada persiapan menghadapi Persija Jakarta,” ujar Jenner, menekankan pentingnya evaluasi cepat guna menyongsong laga krusial tersebut.

Pertandingan melawan Persija Jakarta, yang dijadwalkan pada Minggu (15/3/2026) di Jakarta International Stadium (JIS), dipandang sebagai momentum penting bagi Dewa United untuk membalas kekalahan dan kembali ke jalur kemenangan. Jenner yakin, jika tim mampu memperbaiki kekurangan, terutama dalam pertahanan dan efektivitas penyelesaian akhir, Dewa United memiliki peluang meraih hasil positif sekaligus memperbaiki posisi di klasemen.

Pelatih dan para pemain Dewa United juga tengah membagi fokus untuk kompetisi lain, termasuk AFC Challenge League 2025/2026. Namun, Jenner menegaskan bahwa target meraih poin maksimal di setiap pertandingan domestik tetap menjadi prioritas utama. Ia meminta seluruh pemain untuk belajar dari kekalahan ini dan tampil lebih tajam saat menghadapi Persija Jakarta nanti, demi ambisi bersaing di papan atas liga musim ini.