Konflik rumah tangga antara dan kembali memanas, kali ini berpusat pada hak akses bertemu anak. Insanul Fahmi menyatakan niatnya untuk melaporkan Wardatina Mawa ke Komisi Nasional Perlindungan Anak (Komnas PA) jika akses pertemuan dengan buah hati mereka terus dipersulit. Ia mengaku telah berupaya menjalin komunikasi namun belum mendapatkan respons yang diharapkan. Insanul Fahmi bahkan menyebutkan bahwa ia sudah empat bulan tidak bertemu dengan anaknya.

Menanggapi hal tersebut, Wardatina Mawa membantah keras tudingan Insanul Fahmi. Ia menyatakan bahwa baru bertemu dengan anak mereka empat hari lalu dan meminta agar tidak ada fitnah, terutama di bulan Ramadan. Mawa juga menegaskan bahwa ia tidak pernah menutup akses komunikasi antara Insanul dan anak mereka, dan koordinasi pertemuan bisa dilakukan melalui pengasuh.

Kuasa hukum Insanul Fahmi, Tommy Tri Yunanto, menyatakan bahwa pihaknya menghormati proses hukum yang berjalan terkait laporan dugaan perzinaan dan perselingkuhan yang dilayangkan Mawa terhadap Insanul dan . Kasus ini sendiri telah naik ke tahap penyidikan di Polda Metro Jaya. Tommy juga menambahkan bahwa pihak Insanul akan menyerahkan bukti-bukti pendukung lainnya dalam proses tersebut.

Insanul Fahmi sendiri mengaku bahwa ia tidak ingin memperpanjang masalah tersebut karena memikirkan dampaknya terhadap anak. Ia juga sempat mengirimkan pesan berisi permohonan maaf dan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa kepada Mawa sebagai upaya mencari jalan damai, namun pesan tersebut tidak mendapat respons.

Sementara itu, Wardatina Mawa dikabarkan akan mengajukan gugatan cerai terhadap Insanul Fahmi di Pengadilan Agama Medan setelah Lebaran mendatang. Keputusan ini diambil setelah kasus dugaan perselingkuhan dan perzinaan yang melibatkan Insanul Fahmi dan Inara Rusli naik ke tahap penyidikan.