Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) menyalurkan santunan kepada hampir 1.000 anak korban banjir di Kabupaten Aceh Tengah dan Kabupaten Bireuen. Kegiatan bertajuk “Ramadan Ceria KNPI – Synergy of Harmony” ini berlangsung pada Rabu, 4 Maret 2026, di Aceh Tengah, dan Kamis, 5 Maret 2026, di Bireuen.
Ketua Umum DPP KNPI, Haris Pertama, hadir langsung memimpin rombongan, didampingi Ketua DPD KNPI Aceh Aulia Rahman, Ketua DPD KNPI Lampung, serta jajaran pengurus KNPI lainnya.
Di Aceh Tengah, rombongan KNPI menggelar buka puasa bersama masyarakat di dapur umum hunian sementara (huntara) Desa Kalasegi. Dalam kesempatan tersebut, KNPI menyerahkan satu ekor sapi untuk dimasak dan disantap bersama warga. Santunan juga diberikan kepada 500 anak korban banjir. Selain itu, DPP KNPI menyalurkan bantuan dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) berupa 1.000 ikan siap saji serta satu unit tandon air untuk membantu kebutuhan masyarakat.
“Alhamdulillah total anak-anak yang kita santuni hampir seribu orang. Semuanya diberikan bantuan uang tunai agar dapat digunakan sesuai kebutuhan mereka,” kata Haris Pertama dalam keterangannya kepada wartawan.
Menurut Haris, kegiatan ini menjadi bentuk kepedulian pemuda Indonesia terhadap masyarakat yang tengah menghadapi musibah sekaligus momentum memperkuat solidaritas sosial di bulan suci Ramadan. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Presiden Prabowo Subianto yang mempercayakan bantuan kepada DPP KNPI untuk disalurkan kepada masyarakat Aceh terdampak bencana.
“Bantuan ini sangat berarti bagi masyarakat yang sedang berupaya bangkit dari dampak bencana,” ujar Haris. Ia turut menyampaikan terima kasih kepada para donatur dan berbagai pihak yang telah menunjukkan kepedulian serta solidaritas dalam membantu masyarakat Aceh, menilai hal tersebut membuktikan semangat gotong royong bangsa Indonesia masih sangat kuat.
Sementara itu, kegiatan di Kabupaten Bireuen pada Kamis, 5 Maret 2026, menyalurkan santunan kepada 250 anak korban bencana.
Bupati Bireuen, Mukhlis, mengapresiasi inisiatif kolaboratif yang melibatkan organisasi kepemudaan lintas negara tersebut. Dia menilai langkah KNPI dan Majelis Belia Malaysia sebagai teladan nyata pengabdian pemuda. “Ini adalah kegiatan yang sangat baik, apalagi dilakukan di tengah bulan Ramadan. Kami berterima kasih kepada DPD KNPI Aceh, DPP KNPI Pusat, dan Majelis Belia Malaysia yang telah memilih Peusangan sebagai titik pengabdian. Semoga sinergi ini terus berlanjut,” kata Mukhlis.
Apresiasi juga disampaikan Bupati Aceh Tengah, Haili Yoga, yang menilai kehadiran KNPI memberi semangat bagi masyarakat terdampak banjir untuk bangkit kembali. “Kami sangat berterima kasih atas perhatian KNPI. Kehadiran mereka membawa semangat bagi masyarakat untuk bangkit kembali dari keterpurukan,” tutur Haili.
Sebelum rangkaian kegiatan di Aceh Tengah dan Bireuen, KNPI Aceh juga menggelar buka puasa bersama di Banda Aceh pada Selasa, 3 Maret 2026, yang dihadiri para mantan Ketua KNPI. Dalam kesempatan tersebut, KNPI turut memberikan santunan kepada 100 anak yatim.
Melalui kegiatan “Ramadan Ceria KNPI”, Haris berharap kehadiran pemuda dapat memberikan harapan dan semangat baru bagi masyarakat yang tengah menghadapi masa sulit akibat bencana.



