Ganda putra andalan Indonesia, Fajar Alfian dan Muhammad Shohibul Fikri, berhasil mengamankan tiket ke final Japan Open 2026. Kemenangan ini diraih setelah mereka menyingkirkan wakil tuan rumah, Takuro Hoki/Yugo Kobayashi, dalam laga sengit tiga gim dengan skor 21-14, 19-21, 21-18 di Tokyo Metropolitan Gymnasium pada Sabtu (18/7/2026). Kini, tantangan terbesar menanti mereka di partai puncak, yakni menghadapi pasangan nomor satu dunia sekaligus juara bertahan asal Korea Selatan, Kim Won Ho/Seo Seung Jae.
Partai final yang bergengsi ini tidak hanya menjadi ajang pembuktian, tetapi juga misi balas dendam bagi Fajar/Fikri. Kemenangan atas pasangan Jepang tersebut tidak didapat dengan mudah. Fajar/Fikri yang tampil dominan di gim pertama, harus menghadapi perlawanan ketat di gim kedua dan ketiga. Namun, pengalaman dan mental juara berhasil membawa mereka mengatasi tekanan dan memastikan tempat di final untuk kedua kalinya secara beruntun di turnamen Super 750, setelah sebelumnya juga mencapai final Singapore Open.
“Yang pasti senang ya bisa final di Japan Open menghadapi pasangan tuan rumah dan diakhiri dengan kemenangan. Ini menjadi back to back final Super 750 buat kami, alhamdulillah sangat bersyukur,” ujar Fajar dalam keterangannya melalui federasi.
Fajar menambahkan bahwa lawan mereka menunjukkan performa yang luar biasa. “Pasangan Jepang bermain sangat baik hari ini, mereka bisa mengubah-ubah pola permainan baik di gim pertama, kedua maupun ketiga. Itu sangat menyulitkan dan melelahkan bagi kami,” tambahnya.
Muhammad Shohibul Fikri turut menjelaskan kunci keberhasilan mereka. Menurutnya, kerja sama tim dan fokus di setiap poin menjadi faktor penentu. “Dengan kesulitan yang ada, kami tetap mencoba fokus baik saat unggul maupun tertinggal. Dengan bantuan dan saling memberi dukungan antara partner juga pelatih membuat kami bisa tampil lebih percaya diri, lebih rileks. Kuncinya di pukulan awal 1-2 nya, siapa yang bisa lebih pegang dialah yang bisa lebih mudah dapat poin,” jelas Fikri.
Misi Balas Dendam di Partai Puncak
Di partai puncak, Fajar/Fikri akan kembali berhadapan dengan Kim Won Ho/Seo Seung Jae. Pasangan Korea Selatan ini dikenal sebagai juara dunia bertahan dan saat ini menduduki peringkat teratas dunia. Pertemuan di final Japan Open 2026 ini akan menjadi yang kelima bagi kedua pasangan. Dari empat pertemuan sebelumnya, Kim/Seo unggul dengan rekor 3-1. Oleh karena itu, laga ini menjadi kesempatan emas bagi Fajar/Fikri untuk membalas kekalahan dan merebut gelar juara.




