Gelandang Persija Jakarta, Fabio Calonego, tidak dapat menyembunyikan kekecewaannya setelah timnya hanya mampu bermain imbang saat menjamu Dewa United pada pekan ke-25 BRI Super League. Pertandingan yang berlangsung Minggu (15/3/2026) itu berakhir tanpa kemenangan bagi Macan Kemayoran, meninggalkan rasa “utang” besar kepada para suporter.

Fabio menilai hasil seri tersebut menjadi pukulan telak, terutama karena Persija sempat berada di atas angin sebelum akhirnya kehilangan keunggulan. Pemain asal Brasil ini menegaskan bahwa skuad Persija sebenarnya memiliki kualitas mumpuni untuk mengunci kemenangan.

Analisis Fabio Calonego Terkait Performa Tim

Namun, sejumlah kendala di lapangan disebutnya membuat permainan tim tidak berkembang sesuai harapan. Meski demikian, Fabio menolak menjadikan kondisi lapangan sebagai alasan utama kegagalan.

“Kami tidak bisa menjadikan kondisi lapangan sebagai alasan,” ujar Fabio Calonego, menegaskan komitmen tim. “Skuad ini punya kualitas, tetapi memang sulit memainkan permainan cepat dan rapi dalam situasi seperti ini.”

Fabio juga secara jujur menyoroti inkonsistensi penampilan Persija saat berlaga di kandang sendiri, Jakarta International Stadium (JIS). Menurutnya, performa di kandang belum mencapai level yang diharapkan.

Kekecewaan ini memuncak pada pengakuan Fabio bahwa timnya memiliki “utang” besar kepada suporter yang selalu setia mendukung. Ia berharap Persija dapat segera bangkit dan membayar lunas “utang” tersebut dengan kemenangan di laga-laga berikutnya.