Dinar Candy, disjoki kenamaan, memilih mengisi bulan suci Ramadan tahun ini dengan kegiatan positif yang tak terduga: menggelar kompetisi mengaji secara daring. Inisiatifnya ini menarik ribuan peserta dari berbagai daerah di Indonesia, termasuk para qari, imam masjid, hingga marbot.

Ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Senin (2/3/2026), Dinar Candy menjelaskan bahwa keputusannya untuk tidak mengambil pekerjaan sebagai disjoki selama Ramadan adalah agar bisa lebih fokus beribadah. Dari situlah ide lomba mengaji ini muncul.

Berawal dari Keinginan Beraktivitas Positif

“Awalnya tuh iseng daripada bulan puasa, kan aku memang nggak ngambil job DJ sama sekali. Terus aku kan mengurangi aktivitas karena aku memang bener-bener pengen fokus ibadah,” ujar Dinar Candy.

Ia kemudian mengajak para pengikutnya di media sosial untuk melakukan hal-hal positif saat siaran langsung. “Daripada kita live gibahin orang atau ngatain orang, mendingan kita cari hal yang positif,” sambungnya.

Awalnya, Dinar mengajak para ibu-ibu untuk ikut lomba mengaji surat-surat pendek sebagai teman ngabuburit, yang berlangsung setiap pukul 16.00 hingga 18.00 WIB. “Gimana kalau kita lomba ngaji? Ya sudah ibu-ibu nanti naik lomba ngaji,” kenangnya.

Antusiasme Peserta Ubah Kompetisi Jadi Serius

Tak disangka, inisiatif sederhana itu mendapat sambutan luar biasa. Kompetisi yang awalnya santai berubah menjadi serius setelah banyak peserta berkualitas ikut serta. Bahkan, para qari, imam masjid, hingga marbot dari berbagai daerah turut berpartisipasi.

“Tapi lama-lama tuh yang qori, terus imam masjid pada ikutan, terus apa namanya tuh yang suka di masjid marbot, ya marbot ikutan. Itu kayak marbot seluruh Indonesia pada ikutan semua,” beber Dinar.

Ia mengaku terkejut dengan kualitas suara para peserta. “‘Ini suaranya kok pada bagus-bagus sekarang, kayak gitu. Terus kayak ustaz-ustaz pada ikutan,” lanjutnya.

Hadiah Semakin Besar, Dua Tiket Umrah dan Puluhan Juta Rupiah

Melihat antusiasme peserta, Dinar, yang merupakan putri seorang guru mengaji, merasa memiliki tanggung jawab lebih besar terhadap lomba tersebut. Ia kemudian menambah hadiah utama yang awalnya hanya satu paket umrah menjadi dua tiket umrah.

“Terus aku bikin lagi banner kayak oh yaudah umrohnya dua tiket. Sebenernya hadiahnya tuh bakal terus bertambah. Karena ini sesuka-suka aku tapi ternyata Memang serius semuanya pada ikutan. Jadi ini tanggung jawab aku sekarang makin besar gitu,” jelasnya.

Selain dua tiket umrah untuk juara utama, Dinar juga menyiapkan hadiah uang tunai puluhan juta rupiah untuk para pemenang lainnya. Lomba yang telah berlangsung sejak 22 Februari dan akan berakhir pada 15 Maret 2026 ini terbuka untuk umum tanpa batasan usia. Inisiatif positif Dinar Candy ini pun menuai banyak pujian dari warganet.