Babak 16 Besar Piala Dunia 2026 akan menyajikan duel panas bertajuk Derbi Iberia, mempertemukan dua raksasa sepak bola Eropa, Portugal dan Spanyol. Pertemuan ini diprediksi akan menjadi salah satu laga paling sengit mengingat sejarah rivalitas dan kualitas kedua tim.

Istilah Derbi Iberia merujuk pada fakta bahwa Portugal dan Spanyol sama-sama merupakan negara yang berada di Semenanjung Iberia, wilayah di barat daya Eropa. Semenanjung ini juga mencakup Andorra, Gibraltar, serta sebagian kecil Prancis.

Rivalitas di Panggung Dunia

Di panggung Piala Dunia, kedua tim telah dua kali saling berhadapan. Pada Piala Dunia 2010 di Afrika Selatan, Spanyol berhasil mengalahkan Portugal dengan skor tipis 1-0. Delapan tahun kemudian, di Piala Dunia 2018 Rusia, laga berakhir imbang 3-3 dalam pertandingan yang penuh drama.

Pelatih Portugal, Roberto Martinez, yang kebetulan lahir di Spanyol, menyayangkan pertemuan dini ini. “Spanyol adalah tim hebat; kami berdua tim yang suka memainkan bola, bahkan bertahan dengan bola. Tim ini menghormati Spanyol. Sangat disayangkan bagi sepak bola Iberia, karena harus bertemu di sini. Saya pikir ini bisa menjadi final yang fantastis,” ujar Martinez.

Senada dengan Martinez, Pelatih Spanyol Luis de la Fuente juga mengakui kemiripan karakteristik kedua tim. “Kami dua tim dengan karakteristik yang sangat mirip. Dalam segala hal. Begitu banyak pemain hebat di lapangan saat kami bentrok. Nanti akan ditentukan sejauh mana tim bisa memanfaatkan peluang, karena tidak ada unggulan di antara kami,” kata de la Fuente.

Jalur Menuju Perempat Final

Pemenang dari Derbi Iberia ini akan melaju ke perempat final dan menghadapi pemenang dari pertandingan antara Amerika Serikat dan Belgia. Sementara itu, beberapa tim lain telah memastikan tempat di babak delapan besar, yakni Maroko, Prancis, Norwegia, dan Inggris yang menjadi tim keempat yang lolos.