Sepak bola Malaysia menghadapi situasi pelik setelah Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS) mengeluarkan putusan terkait kasus naturalisasi pemain. Tim nasional Malaysia terancam menerima total lima kekalahan dengan skor 0-3 akibat penggunaan pemain yang terbukti melanggar aturan.
Keputusan ini menyusul perselisihan hukum yang telah berlangsung berbulan-bulan. Badan arbitrase olahraga tertinggi tersebut meninjau banding terhadap sanksi yang sebelumnya dijatuhkan oleh FIFA kepada tujuh pemain yang diduga menggunakan dokumen palsu untuk memenuhi syarat tampil di kompetisi internasional.
Banding FAM Ditolak, Pelanggaran Dinyatakan Sah
Dalam pengumuman resminya, CAS menyatakan menolak banding yang diajukan oleh Football Association of Malaysia (FAM). Namun, sebagian banding dari tujuh pemain yang terlibat dalam kasus tersebut diterima.
Meski demikian, keputusan CAS menegaskan bahwa pelanggaran terkait proses naturalisasi tetap dinyatakan sah. Situasi ini membuka peluang bagi badan sepak bola lainnya, seperti Asian Football Confederation (AFC), untuk menjatuhkan sanksi tambahan terhadap Malaysia.
Ancaman Lima Kekalahan 0-3
Jika AFC menerapkan hukuman serupa seperti yang telah dilakukan FIFA, maka tim nasional Malaysia bisa menerima total lima kekalahan dengan skor 0-3. Kekalahan ini diakibatkan oleh keikutsertaan pemain yang tidak memenuhi syarat dalam pertandingan.
Sebelumnya, FIFA telah membatalkan hasil tiga pertandingan persahabatan Malaysia melawan Timnas Tanjung Verde, Timnas Singapura, dan Timnas Palestina. Apabila AFC juga menjatuhkan hukuman pada dua laga kualifikasi Piala Asia 2027 melawan Timnas Vietnam dan Timnas Nepal, maka jumlah pertandingan yang dinyatakan kalah 0-3 akan bertambah menjadi lima.
Media di Malaysia bahkan mulai mempersiapkan diri menghadapi skenario terburuk tersebut. Sejumlah surat kabar setempat menilai penolakan banding FAM oleh CAS membuat peluang untuk membalikkan situasi menjadi sangat kecil.
Sanksi Pemain dan Denda untuk FAM
Dalam putusan terbarunya, CAS menyebut menerima sebagian banding dari tujuh pemain terkait hukuman atas pemalsuan dokumen naturalisasi dan persyaratan kelayakan pemain. Meskipun demikian, tindakan pelanggaran tetap dinyatakan terbukti.
Akibatnya, ketujuh pemain tersebut tetap dijatuhi sanksi larangan bermain dalam pertandingan resmi selama 12 bulan. Sementara itu, banding yang diajukan FAM tidak memberikan hasil positif. CAS menegaskan bahwa denda sebesar 350.000 franc Swiss yang dijatuhkan FIFA kepada FAM tetap berlaku.




