Manajer interim Manchester United, Michael Carrick, menyoroti pentingnya kedalaman skuad dalam menjaga konsistensi tim. Menurut Carrick, kontribusi dari seluruh pemain, termasuk mereka yang memulai dari bangku cadangan, menjadi kunci performa stabil Setan Merah di Premier League.
Di bawah arahan Carrick, Manchester United menunjukkan performa meyakinkan dengan catatan enam kemenangan dan satu hasil imbang dari tujuh pertandingan terakhir. Hasil positif ini berhasil mendongkrak posisi klub ke peringkat ketiga klasemen Premier League dengan koleksi 51 poin.
Mereka kini hanya terpaut delapan angka dari Manchester City yang menempati posisi kedua.
Carrick menegaskan bahwa konsistensi semacam ini tidak akan tercapai jika hanya mengandalkan sebelas pemain utama. Ia menekankan bahwa setiap anggota skuad memiliki peran krusial.
“Ya, sekali lagi saya sering mengutarakan, tetapi saya pikir seluruh skuad sangat, sangat penting. Saya mengerti bahwa beberapa pemain telah bermain lebih banyak daripada yang lain, tetapi itu tidak berarti akan terus seperti itu hingga akhir musim,” ujar Carrick, seperti dikutip dari situs resmi Manchester United.
Ia memberikan contoh pemain yang mampu memberikan dampak instan setelah masuk dari bangku cadangan, seperti Noussair Mazraoui yang tampil solid sebagai pengganti. Selain itu, Joshua Zirkzee juga beberapa kali berhasil mengubah jalannya pertandingan, termasuk saat menghadapi West Ham United.
Bagi Carrick, memiliki skuad yang dalam dan bertalenta memungkinkan rotasi pemain tanpa mengurangi kualitas tim. Hal ini memastikan tim dapat menjaga performa stabil dan energi baru kapan pun dibutuhkan hingga akhir musim.




