Apel dikenal luas sebagai buah yang kaya nutrisi dan bermanfaat bagi kesehatan, bahkan memunculkan ungkapan populer “an apple a day keeps the doctor away”. Namun, di balik manfaatnya, terdapat satu bagian dari buah ini yang memerlukan perhatian khusus: bijinya. Biji apel diketahui mengandung senyawa yang berpotensi melepaskan racun sianida saat dicerna.
Meskipun demikian, menelan beberapa biji apel secara tidak sengaja umumnya tidak langsung menimbulkan bahaya serius. Risiko keracunan baru meningkat signifikan apabila biji apel yang telah dihancurkan atau digiling dikonsumsi dalam jumlah sangat banyak, sehingga menghasilkan dosis sianida yang tinggi dalam tubuh.
Senyawa Amigdalin dalam Biji Apel dan Mekanisme Sianida
Biji apel mengandung amigdalin, sebuah senyawa alami yang dapat memicu pelepasan sianida selama proses pencernaan. Mengutip laporan VN Express, sianida merupakan bahan kimia beracun yang mampu mengganggu fungsi vital organ tubuh, terutama jantung dan otak.
Paparan sianida dalam dosis tinggi berpotensi menyebabkan kondisi serius, mulai dari kehilangan kesadaran, koma, hingga berujung pada kematian. Menurut data dari Centers for Disease Control and Prevention (CDC) Amerika Serikat, dosis sianida oral sekitar 1–2 miligram per kilogram berat badan dapat bersifat fatal bagi manusia.
Mengacu pada informasi dari Medical News Today, sianida bekerja dengan menghambat kemampuan sel-sel tubuh untuk memanfaatkan oksigen. Akibatnya, jaringan tubuh tidak mendapatkan pasokan oksigen yang memadai untuk menjalankan fungsinya secara normal dan optimal.
Gejala Keracunan Sianida yang Perlu Diwaspadai
Gejala keracunan sianida dapat bervariasi dalam tingkat keparahan dan kemunculannya, tergantung pada jumlah sianida yang masuk ke dalam tubuh. Gejala dapat muncul dalam hitungan menit hingga beberapa jam setelah paparan.
Gejala Awal
- Pupil mata melebar
- Sakit kepala
- Pusing
- Kebingungan
Gejala Berat
Apabila paparan sianida cukup tinggi, kondisi dapat berkembang menjadi lebih serius, meliputi:
- Penurunan kesadaran
- Tekanan darah rendah
- Kejang
- Koma
- Kematian
Konsumsi Biji Apel Utuh: Amankah?
Kabar baiknya, menelan beberapa biji apel dalam kondisi utuh umumnya tidak akan menyebabkan keracunan sianida. Hal ini karena lapisan luar biji apel melindungi senyawa amigdalin agar tidak mudah terurai dan melepaskan sianida.
Risiko keracunan baru meningkat secara signifikan apabila biji apel telah dihancurkan atau digiling, kemudian dikonsumsi dalam jumlah besar. Dalam kondisi tersebut, senyawa amigdalin lebih mudah terurai dan melepaskan sianida dalam jumlah yang berpotensi membahayakan tubuh.




