Momen Lebaran tahun ini membawa berkah melimpah bagi para pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM). Para pemudik yang kembali ke kampung halaman serta wisatawan yang berlibur memburu oleh-oleh khas daerah, menciptakan geliat ekonomi yang signifikan.
Salah satu titik keramaian terlihat di Kampung Alit, sebuah toko oleh-oleh khas Karanganyar. Terletak strategis di jalur Solo-Tawangmangu, tempat ini menjadi persinggahan favorit bagi banyak pemudik dan wisatawan yang ingin membeli buah tangan. Beragam produk lokal seperti timus, jadah tempe, gethuk, abon gulung, hingga keripik singkong menjadi incaran utama para pengunjung. Keunikan Kampung Alit adalah pembeli dapat memesan timus dan jadah goreng yang langsung dibuat di tempat, menjamin kesegaran produk.
Nia, salah satu pengunjung, kepada wartawan pada Jumat (27/3), mengungkapkan alasannya mampir. “Saya beli tempe untuk bekal di jalan. Saya sama mama, adik, anak. Baru pertama kali ke sini. Lewat sini, kelihatan bagus dari luar. Kita sempatkan mampir,” ujarnya.
Peningkatan jumlah pengunjung di Kampung Alit sangat signifikan. Pada hari-hari biasa, toko ini hanya melayani sekitar 300-400 orang. Namun, selama momen Lebaran ini, angka pengunjung melonjak drastis hingga mencapai 1.000 orang dalam sehari.
Manager Operasional Kampung Alit, Arif Hidayatullah, menjelaskan produk unggulan mereka. “Oleh-oleh unggulan kita timus goreng dan timus frozen. Kita juga ada cafe, playground, waterboom,” kata Arif, merujuk pada fasilitas tambahan yang menarik minat keluarga.
Tak hanya di Karanganyar, berkah Lebaran juga dirasakan oleh para pedagang buah nanas di Subang, Jawa Barat. Pedagang nanas yang berjajar di jalur wisata Subang Selatan meraup untung besar berkat banyaknya wisatawan yang berkunjung ke wilayah tersebut.
Ade, salah satu pedagang nanas, menuturkan bahwa ia mampu menjual 5-10 kuintal buah nanas per hari selama masa Lebaran ini. Angka ini jauh melampaui penjualan di hari biasa yang hanya sekitar 1 kuintal per hari, bahkan di akhir pekan sekalipun.
“Alhamdulillah jualan lancar. Rata-rata pembeli beli yang Rp 50 ribu. Di musim liburan Idulfitri ini penjualan meningkat,” ujar Ade dengan gembira.
Selain buah nanas segar, aneka macam makanan ringan olahan nanas seperti dodol nanas, cokelat nanas, dan keripik nanas juga menjadi buruan pelancong untuk dibawa sebagai oleh-oleh khas Subang.




