Bendungan Karet Desa Tawangsari, Kecamatan Losari, Kabupaten Cirebon, mengalami kerusakan signifikan pasca-diterjang banjir beberapa waktu lalu. Kondisi ini memicu kekhawatiran serius di kalangan warga, mengingat ancaman intrusi air asin yang dapat merusak ratusan hektare lahan pertanian jika perbaikan tidak segera dilakukan menjelang musim kemarau.
Kerusakan pada bendungan tersebut bukan bersifat total, melainkan terdapat kendala pada bagian sambungan pintu yang sobek. Akibatnya, pintu bendungan tidak dapat berfungsi secara normal, sehingga berpotensi menyebabkan kebocoran air asin ke area persawahan.
Kuwu Desa Tawangsari, Rojiki, menyatakan telah melaporkan kondisi bendungan ini kepada Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Cimancis. Tim dari BBWS Cimancis juga telah melakukan survei langsung untuk meninjau kerusakan yang terjadi.
Namun, hingga Jumat (27/2/2026), perbaikan belum juga dilakukan. Pihak BBWS Cimancis beralasan bahwa arus sungai masih deras, sehingga menyulitkan proses pengerjaan perbaikan.
Rojiki menambahkan, sebagai kepala desa, ia sering menerima keluhan dari masyarakat terkait kerusakan Bendungan Karet Tawangsari. Masyarakat sangat berharap agar kerusakan bendungan dapat segera diperbaiki untuk mencegah kerugian lebih lanjut bagi para petani akibat masuknya air asin ke lahan pertanian mereka.




