Jalur Pantura Cirebon mulai menunjukkan peningkatan volume kendaraan pemudik pada H-9 menjelang Lebaran. Arus lalu lintas didominasi oleh pengendara sepeda motor yang memilih untuk pulang kampung lebih awal, menghindari potensi kemacetan puncak.
Para pemudik roda dua ini terpantau melintasi Jalan Pantura Plered, Kabupaten Cirebon, dari arah Jakarta menuju Jawa Tengah dan Jawa Timur. Keputusan untuk mudik dini diambil dengan beragam alasan, termasuk keinginan untuk segera berkumpul dengan keluarga serta sanak saudara di kampung halaman. Selain itu, beberapa pemudik menuturkan bahwa kondisi pekerjaan di Jakarta yang mulai sepi menjadi pemicu utama. Mereka berharap dengan pulang lebih awal, biaya hidup di ibu kota dapat dihemat.
Meskipun kondisi lalu lintas secara umum terpantau ramai lancar, pemudik diimbau untuk tetap waspada. Beberapa titik di jalur Pantura Cirebon dilaporkan memiliki kondisi jalan yang bergelombang dan berlubang, berpotensi membahayakan keselamatan. Terkait hal ini, pihak kepolisian juga mengingatkan agar pemudik tidak membawa barang bawaan yang berlebihan. Hal tersebut penting demi menjaga keseimbangan kendaraan dan keselamatan selama perjalanan.
Peningkatan jumlah kendaraan pemudik yang melintasi jalur Pantura Cirebon diprediksi akan terus terjadi dalam beberapa hari ke depan, seiring semakin dekatnya Hari Raya Idulfitri.


