Arus lalu lintas di jalur arteri Pantura Kota Cirebon mulai melandai pada Jumat pagi, sehari menjelang Hari Raya Idulfitri. Penurunan volume kendaraan ini terjadi seiring pilihan sebagian pemudik untuk menghindari puncak kemacetan.
Sejak Jumat pagi hingga siang, kepadatan kendaraan dari arah Jakarta menuju Jawa terpantau tidak signifikan. Data dari Dinas Perhubungan mencatat penurunan volume kendaraan yang melintas dibandingkan hari-hari sebelumnya.
Volume Kendaraan Terendah Selama Arus Mudik
Menurut data traffic counting Dinas Perhubungan, tercatat baru 37.000 kendaraan pemudik yang melintas dengan rata-rata 1.500 kendaraan per jam. Angka ini merupakan yang terendah dibandingkan rata-rata volume kendaraan selama periode arus mudik.
Meskipun demikian, masih banyak warga yang memilih untuk melakukan perjalanan mudik pada hari ini, Jumat (20/3/2026), menuju berbagai daerah seperti Magelang dan wilayah Jawa lainnya. Keputusan ini diambil untuk menghindari potensi kemacetan parah yang kerap terjadi saat puncak arus mudik.
Penurunan volume kendaraan juga terlihat di arah sebaliknya, yakni dari arah Jawa menuju Jakarta. Jumlah bus Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) maupun truk besar dilaporkan menurun drastis dibandingkan hari-hari sebelumnya, terutama sejak diberlakukannya sistem one way di jalan tol.
Pihak kepolisian memprediksi bahwa keramaian kendaraan akan kembali terjadi pada malam takbiran nanti, mengacu pada pola yang terjadi di tahun-tahun sebelumnya.




