Ribuan pemudik mulai memadati jalur Pantura Kota Cirebon menuju Jakarta pada Senin, 23 Maret 2026, menandai dimulainya arus balik Lebaran Idulfitri. Mereka memilih untuk kembali lebih awal guna menghindari potensi kemacetan parah yang diperkirakan terjadi pada puncak arus balik.

Kepadatan kendaraan, khususnya iring-iringan pemudik dari arah Jawa, terpantau jelas di persimpangan Pantura bypass Kanggraksan, Kota Cirebon, sejak Senin pagi. Volume kendaraan terus meningkat seiring berjalannya hari.

Keputusan para pemudik untuk berangkat lebih awal ini didasari keinginan untuk menghindari penumpukan kendaraan yang biasa terjadi saat puncak arus balik Lebaran. Pengalaman tahun-tahun sebelumnya menunjukkan bahwa puncak arus balik sering kali menyebabkan antrean panjang dan waktu tempuh yang lebih lama.

Dinas Perhubungan Kota Cirebon mencatat, hingga Senin pagi, sekitar 5.000 pemudik telah kembali ke Jakarta. Data tersebut menunjukkan rata-rata 400 sepeda motor melintas setiap 15 menit, mengindikasikan tingginya mobilitas kendaraan roda dua dalam arus balik ini.

Peningkatan volume kendaraan di jalur Pantura Kota Cirebon menuju Jakarta dan sekitarnya diperkirakan akan terus berlanjut hingga tanggal 30 Maret mendatang, seiring berakhirnya masa libur Lebaran dan kembalinya aktivitas normal.