Memasuki arus balik Lebaran gelombang kedua pada Sabtu, 28 Maret 2026, kondisi lalu lintas di jalur Pantura Widasari, Indramayu, Jawa Barat, terpantau lancar. Volume kendaraan yang melintas dari arah timur menuju barat, yang merupakan rute utama arus balik, menunjukkan penurunan signifikan dan tidak mengalami kepadatan seperti puncak gelombang pertama.
Arus Balik Lebih Landai Dibanding Puncak Sebelumnya
Pengamatan di lapangan menunjukkan bahwa volume kendaraan yang melintas di jalur Pantura Widasari masih terbilang normal. Belum ada peningkatan signifikan yang mengindikasikan penumpukan kendaraan seperti yang terjadi pada puncak arus balik sebelumnya. Kendaraan didominasi oleh roda dua dan roda empat pribadi, namun jumlahnya tidak menimbulkan kepadatan berarti.
Meski demikian, kepadatan lalu lintas sempat terlihat terjadi dari arah barat menuju timur. Fenomena ini berbeda dengan kondisi arus balik utama yang terpantau lengang.
Pemberlakuan kebijakan lalu lintas, seperti sistem satu arah (one way) di ruas jalan tol, dinilai turut berkontribusi dalam mengurai dan mendistribusikan volume kendaraan. Hal ini berdampak positif terhadap kelancaran arus balik di jalur Pantura pada gelombang kedua, menjadikannya lebih landai dibandingkan gelombang pertama.
Pemudik Tunda Perjalanan, Imbauan Keselamatan Tetap Prioritas
Ridwan, seorang pengendara asal Kabupaten Kuningan, mengaku sengaja menunda perjalanan arus baliknya. “Saya sengaja menunda melakukan perjalanan arus balik karena masih ingin menikmati sisa masa libur Lebaran bersama keluarga, dan juga untuk menghindari kemacetan pada momen arus balik pada gelombang pertama,” ujar Ridwan.
Kepada para pemudik yang masih dalam perjalanan atau akan memulai perjalanan balik, diimbau untuk senantiasa berhati-hati. Pengendara diminta mematuhi aturan lalu lintas, serta memastikan kondisi kendaraan dan fisik dalam keadaan prima demi keselamatan selama perjalanan.




