Kapolres Gresik AKBP Ramadhan Nasution memastikan perayaan Hari Raya Nyepi 2026 dan malam Idul Fitri yang berpotensi berdekatan atau bersamaan di Kabupaten Gresik akan berjalan aman dan kondusif. Penegasan ini disampaikan saat ia bersilaturahmi dengan pengurus Pura Kerta Bumi di Menganti, Gresik, pada Rabu (11/3/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Kapolres berdialog langsung dengan pengurus pura serta tokoh umat Hindu setempat. Ia menegaskan pentingnya menjaga toleransi dan kebersamaan antarumat beragama agar dua momentum keagamaan tersebut dapat berjalan dengan aman.

“Saya berharap keberagaman di sini berjalan dengan baik dan penuh toleransi. Tujuannya agar perayaan Nyepi maupun Idul Fitri dapat berlangsung aman dan kondusif,” kata AKBP Ramadhan Nasution.

Ia menambahkan, kunjungan ini juga menjadi bagian dari upaya mempererat silaturahmi serta menjaga kebersamaan antarumat beragama di Kabupaten Gresik. Apalagi, pada 18 Maret mendatang umat Hindu di wilayah Menganti juga akan menggelar pawai ogoh-ogoh yang dijadwalkan dimulai sekitar pukul 20:00 WIB.

“Kami tentu ingin semua kegiatan berjalan aman dan kondusif. Apalagi ada kemungkinan Nyepi dan Idulfitri berlangsung berdekatan atau bahkan bersamaan,” ujarnya.

AKBP Ramadhan Nasution berharap perbedaan perayaan keagamaan tersebut tidak menimbulkan kesulitan maupun gesekan di masyarakat. “Kami berharap umat Hindu dapat menjalankan Nyepi dengan khidmat, sementara umat Islam juga bisa melaksanakan takbiran. Yang terpenting adalah mengedepankan tenggang rasa,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Parisada Hindu Dharma Indonesia Kabupaten Gresik, Kusno, menyambut baik kunjungan Kapolres tersebut.