Banyak individu yang menjadikan olahraga plank sebagai bagian dari rutinitas kebugaran kerap bertanya-tanya, berapa sebenarnya jumlah kalori yang terbakar dalam satu menit melakukan gerakan statis ini. Pertanyaan ini muncul mengingat plank adalah latihan sederhana yang dapat dilakukan di mana saja tanpa peralatan khusus, namun efeknya terasa signifikan pada kekuatan otot inti.

Meskipun terlihat tidak bergerak, plank secara efektif memaksa otot inti bekerja keras untuk menopang tubuh, sehingga energi tetap terkuras. Pembakaran kalori dari plank memang tidak sebesar aktivitas kardio intensif, namun kontribusinya terhadap penguatan otot inti sangat besar. Gerakan ini mengaktifkan otot perut, punggung bawah, panggul, hingga glutes untuk menjaga posisi tubuh tetap lurus dan sejajar.

Pembakaran Kalori Plank Satu Menit: Fakta dan Angka

Secara umum, melakukan plank selama satu menit dapat membakar antara 2 hingga 5 kalori. Angka ini bervariasi tergantung pada berat badan dan kondisi fisik individu. Sebagai contoh, seseorang dengan berat badan sekitar 50–55 kilogram mungkin hanya membakar sekitar 2 kalori per menit. Sementara itu, individu dengan berat badan di atas 80 kilogram berpotensi membakar hingga 5 kalori dalam durasi yang sama.

Meskipun jumlah kalori yang terbakar terlihat kecil, penting untuk tidak meremehkan dampak positif plank terhadap tubuh. Selain pembakaran kalori, plank juga memberikan manfaat besar dalam membangun kekuatan otot inti. Gerakan statis ini secara simultan mengaktifkan berbagai kelompok otot, termasuk otot perut, punggung, panggul, dan bahu. Energi yang dikeluarkan untuk mempertahankan posisi tubuh inilah yang memicu proses pembakaran kalori.

Oleh karena itu, meskipun tidak seintensif jogging atau bersepeda, plank tetap berkontribusi pada defisit kalori harian jika dilakukan secara teratur dan konsisten. Pembakaran kalori dapat ditingkatkan lebih lanjut dengan menambahkan variasi gerakan plank atau memperpanjang durasi latihan.

Faktor Penentu Jumlah Kalori yang Terbakar Saat Plank

Beberapa faktor utama berperan dalam menentukan perbedaan jumlah kalori yang terbakar saat melakukan plank pada setiap individu. Berat badan menjadi faktor yang paling jelas; tubuh yang lebih berat membutuhkan lebih banyak energi untuk menahan posisi, sehingga pembakaran kalori pun lebih tinggi.

Selain itu, rasio antara massa otot dan lemak tubuh juga memengaruhi. Individu dengan massa otot yang lebih besar cenderung menggunakan lebih banyak energi, bahkan untuk gerakan statis seperti plank, karena otot lebih aktif secara metabolik dibandingkan lemak.