Persaingan di lini tengah lapangan hijau, khususnya di posisi gelandang serang atau playmaker, semakin memanas pasca-berakhirnya musim 2025/2026 dan gelaran akbar Piala Dunia 2026. Peran sentral pemain nomor 10 dalam membongkar pertahanan lawan kini dianggap kian krusial bagi setiap tim.
Menyikapi dinamika tersebut, media olahraga terkemuka, Planet Football, baru-baru ini merilis daftar tujuh gelandang serang terbaik di dunia. Pemeringkatan ini secara spesifik menyoroti para playmaker murni serta gelandang serang, tanpa menyertakan gelandang bertahan maupun pemain box-to-box.
1. Jude Bellingham (Real Madrid & Inggris)
Real Madrid memang baru saja menjalani musim 2025/2026 yang kurang memuaskan tanpa raihan trofi mayor. Namun, kualitas individu seorang Jude Bellingham sama sekali tidak menunjukkan penurunan.
Gelandang muda asal Inggris ini membuktikan kapasitasnya di Piala Dunia 2026. Ia tampil memukau dan menjadi motor utama Timnas Inggris, membawa The Three Lions melangkah jauh—sebuah pencapaian terbaik sejak tahun 1966.
Performa apiknya di level internasional seolah menegaskan bahwa permasalahan yang dihadapi Real Madrid bukan berasal dari dirinya. Hal itu lebih disebabkan oleh skema tim yang belum optimal pasca-ditinggal oleh dua sosok senior berpengaruh, Toni Kroos dan Luka Modric.
Kini, tugas berat menanti pelatih Jose Mourinho untuk meracik strategi yang mampu memaksimalkan potensi dan memanjakan permainan Bellingham di lapangan.
2. Bruno Fernandes (Manchester United & Portugal)
Di tengah fluktuasi performa Manchester United, Bruno Fernandes tetap menjadi pilar utama dan raja kreativitas tim. Kapten asal Portugal ini mencatatkan statistik yang mengesankan.
Musim lalu, Fernandes sukses membukukan 185 umpan kunci di Premier League, angka tertinggi di antara seluruh pemain dari lima liga top Eropa. Tidak hanya itu, ia juga berhasil memecahkan rekor assist dalam satu musim.
Meskipun kontribusinya bersama Timnas Portugal di Piala Dunia tidak sementereng saat di klub, performa luar biasa dan konsistensinya untuk Setan Merah sudah cukup mengantarkannya ke posisi kedua dalam daftar ini.
3. Nico Paz (Como & Argentina)
Nama pemuda berusia 21 tahun ini mendadak menjadi perbincangan hangat di kancah sepak bola Eropa. Nico Paz tampil fenomenal saat memimpin klub Como meraih tiket Liga Champions, sebuah pencapaian yang sekaligus menyingkirkan raksasa Serie A seperti AC Milan dan Juventus.
Di level tim nasional, Paz memang belum mendapatkan banyak menit bermain bersama Argentina di Piala Dunia. Hal ini dikarenakan posisinya beririsan langsung dengan sang legenda hidup, Lionel Messi.




