MONTERREY – Masa depan Hugo Broos sebagai pelatih Tim Nasional Afrika Selatan menjadi sorotan tajam setelah Bafana Bafana harus angkat koper dari Piala Dunia 2026. Kekalahan tipis 0-1 dari Kanada pada babak 32 besar, Senin (29/6/2026) dini hari WIB, membuyarkan harapan Afrika Selatan untuk melaju lebih jauh.
Gol tunggal Stephen Eustaquio yang tercipta pada masa injury time menjadi penentu nasib Afrika Selatan. Usai pertandingan, pelatih asal Belgia itu memberikan isyarat kuat mengenai kelanjutan kariernya, meskipun ia mengaku belum mengambil keputusan final.
“Tidak bijak mengambil keputusan saat sedang kecewa. Saya akan mempertimbangkan langkah selanjutnya dalam beberapa hari ke depan. Yang pasti, ini adalah Piala Dunia terakhir saya,” kata Broos, dikutip dari Reuters.
Pernyataan pelatih berusia 74 tahun itu semakin menguatkan spekulasi bahwa ia tengah mempertimbangkan untuk mengakhiri kiprahnya bersama Timnas Afrika Selatan. Sebelumnya, Broos juga pernah mengungkapkan keinginannya untuk kembali menikmati kehidupan bersama keluarganya di Belgia, jauh dari hiruk pikuk sepak bola internasional.
Kini, dengan tersingkirnya Afrika Selatan dari turnamen akbar empat tahunan tersebut, keputusan Broos mengenai masa depannya akan menjadi perhatian utama bagi para penggemar sepak bola di negara tersebut.




