Panggung Piala Dunia 2026 telah menjadi sorotan utama bagi para bintang sepak bola dunia. Nama-nama besar seperti Lionel Messi, Kylian Mbappe, dan Erling Haaland telah langsung menunjukkan ketajaman mereka dengan memborong gol serta membawa negara masing-masing meraih kemenangan di laga perdana.

Namun, nasib berbeda dialami oleh wonderkid Spanyol, Lamine Yamal. Winger berusia 18 tahun ini belum sempat unjuk gigi secara penuh, lantaran Timnas Spanyol hanya bermain imbang di pertandingan pertama dan ia baru diturunkan sebagai pemain pengganti.

Yamal Tegaskan Tak Terobsesi Messi dan Mbappe

Menanggapi perbandingan yang mulai muncul antara dirinya dengan produktivitas gol Messi dan Mbappe, Yamal memilih untuk tetap membumi. Bintang muda Barcelona ini menegaskan bahwa dirinya sama sekali tidak terobsesi untuk menyamai catatan gol para seniornya tersebut.

“Saya tidak ingin hal ini menjadi obsesi bagi saya. Ini bukan soal meniru Mbappé atau, jika Messi mencetak gol, ingin mencetak gol juga. Tidak, saya tidak peduli soal itu,” ujar Yamal dengan tegas saat diwawancarai oleh TVE.

Menurut Yamal, membandingkan dirinya dengan dua legenda hidup tersebut dinilai kurang tepat karena adanya perbedaan generasi dan gaya permainan yang mencolok.

“Mereka 10 tahun lebih tua dari saya. Dan kedua, gaya bermain saya berbeda. Saya ingin mendengarkan. Saya mungkin mencetak 16 gol, tapi kemudian tersingkir di babak semifinal. Jadi, bukan itu yang saya cari,” imbuhnya.

Fokus Utama: Bawa Spanyol Raih Poin Penuh

Fokus utama Yamal saat ini adalah membawa Tim Matador bangkit dan meraih poin penuh. Peluang itu terbuka lebar saat Spanyol dijadwalkan bersua Arab Saudi pada laga kedua Grup H, Minggu (21/6).

Menarik untuk dinantikan, apakah pada pertandingan besok Lamine Yamal akan dipercaya tampil sejak menit awal dan mulai membuka keran golnya di Piala Dunia 2026.