Turnamen pramusim paling bergengsi di Indonesia, Piala Presiden 2026, dikabarkan mengalami penundaan jadwal. Semula dijadwalkan berlangsung pada 28 Juni hingga 11 Juli 2026, ajang tersebut kini berpotensi dihelat pada 28 Juli hingga 7 Agustus 2026.
Perubahan ini berarti Piala Presiden 2026 akan mundur sekitar satu bulan dari rencana awal yang telah dipersiapkan. Kabar penundaan ini, meskipun belum ada pengumuman resmi dari penyelenggara, telah sampai ke sejumlah klub peserta.
Salah satu tim yang telah menerima informasi ini adalah PSMS Medan, yang disebut-sebut berpeluang menjadi tuan rumah turnamen. COO PSMS Medan, Samuel Nababan, mengonfirmasi pihaknya telah mendapatkan kabar mengenai kemungkinan perubahan jadwal tersebut.
“Kabar yang kami terima, gelaran Piala Presiden 2026 akan diundur. Soal kami menjadi tuan rumah, semoga benar-benar menjadi tuan rumah,” ujar Samuel.
Penundaan jadwal ini tentu memengaruhi persiapan klub-klub peserta. Sejumlah tim harus kembali menyesuaikan program latihan, agenda pemusatan latihan, hingga rencana perekrutan pemain menjelang musim baru.
Di sisi lain, mundurnya jadwal ini juga dapat menjadi keuntungan tersendiri bagi para peserta. Klub memiliki waktu lebih panjang untuk mematangkan komposisi skuad sebelum menghadapi lawan-lawan kuat yang diperkirakan akan tampil di turnamen tersebut.



