Arsenal akan bertandang ke Selhurst Park menghadapi Crystal Palace pada pekan ke-38 Premier League 2025/2026, Minggu (24/5/2026) malam WIB. Pertandingan ini menjadi penutup musim bagi kedua tim, namun dengan konteks yang sangat berbeda dari biasanya.
The Gunners datang dengan status juara Premier League musim ini, sebuah kepastian yang mereka raih setelah Manchester City gagal memenangkan pertandingan melawan Bournemouth. Gelar ini memicu euforia besar di kalangan pendukung Arsenal, menandai berakhirnya penantian panjang untuk kembali menjadi penguasa liga Inggris.
Arsenal Jaga Kondisi Jelang Final Liga Champions
Meskipun laga kontra Crystal Palace tidak lagi menentukan posisi di klasemen, tim asuhan Mikel Arteta tetap berambisi menutup musim dengan hasil positif. Namun, prioritas utama Arsenal kini adalah menjaga kondisi pemain jelang final Liga Champions melawan Paris Saint-Germain (PSG) yang hanya berjarak beberapa hari.
Arsenal menunjukkan performa yang sangat meyakinkan sepanjang musim, terutama dalam lima pertandingan terakhir dengan catatan empat kemenangan dan satu hasil imbang. Solidnya lini belakang mereka terbukti dengan hanya kebobolan satu gol dalam periode tersebut, termasuk kemenangan 1-0 atas Burnley yang memastikan gelar juara.
Mikel Arteta diperkirakan akan melakukan rotasi pemain secara signifikan. Beberapa pilar inti kemungkinan besar akan diistirahatkan untuk menghindari risiko cedera. Meski demikian, Arteta tetap menekankan pentingnya menjaga harga diri tim dan mengincar kemenangan, terutama saat bermain di kandang lawan.
Crystal Palace Fokus ke Final UEFA Conference League
Di sisi lain, Crystal Palace juga menghadapi situasi serupa. Mereka telah memastikan diri aman dari degradasi dan tidak memiliki peluang untuk menembus zona Eropa melalui jalur liga. Fokus utama The Eagles kini beralih ke final UEFA Conference League pekan depan, di mana mereka akan menghadapi Rayo Vallecano.
Laga melawan Arsenal menjadi ajang pemanasan terakhir bagi skuad Oliver Glasner sebelum partai puncak Eropa tersebut. Performa Palace menjelang akhir musim memang kurang konsisten, dengan hanya meraih satu kemenangan, dua hasil imbang, dan dua kekalahan dalam lima pertandingan terakhir.
Sama seperti Arteta, Oliver Glasner juga dipastikan akan melakukan rotasi pemain. Ia tidak ingin mengambil risiko cedera pada pemain inti yang akan dibutuhkan dalam final Eropa yang krusial bagi klub.




