Madura United harus menelan pil pahit setelah takluk 1-2 dari tuan rumah PSIM Yogyakarta dalam laga pekan ke-33 Liga 1 musim 2025/2026. Pertandingan yang berlangsung di Stadion Sultan Agung, Bantul, pada Minggu (17/5/2026) malam tersebut membuat posisi Laskar Sape Kerrab di klasemen semakin genting, terancam degradasi.
Kekalahan ini menahan Madura United di peringkat ke-15 dengan koleksi 32 poin, hanya terpaut satu angka dari Persis Solo yang berada di zona merah. Nasib mereka untuk bertahan di kasta tertinggi sepak bola Indonesia kini akan ditentukan pada pertandingan terakhir musim ini.
Jalannya Pertandingan
PSIM Yogyakarta tampil agresif sejak peluit awal dibunyikan. Tim tuan rumah berhasil membuka keunggulan cepat melalui gol Ezequiel Vidal pada menit ke-18. Pemain asal Brasil itu sukses memanfaatkan umpan silang untuk menjebol gawang Madura United.
Dominasi PSIM berlanjut, dan mereka berhasil menggandakan keunggulan pada menit ke-34. Muhammad Iqbal mencetak gol spektakuler dengan tendangan salto yang tidak mampu diantisipasi oleh kiper Madura United, Diky Indriyana. Skor 2-0 untuk keunggulan PSIM bertahan hingga jeda babak pertama.
Memasuki paruh kedua, Madura United berupaya bangkit. Pelatih Rakhmat Basuki melakukan perubahan taktik dengan memasukkan Ilhamsyah dan Taufany Muslihuddin untuk meningkatkan daya serang tim. Upaya tersebut membuahkan hasil pada menit ke-62 ketika Junior Brandao berhasil memperkecil ketertinggalan menjadi 1-2, memanfaatkan assist dari Alesandro.
Drama Kartu Merah dan Peluang Terakhir
Intensitas pertandingan semakin meningkat menjelang akhir laga. Pada menit ke-85, pemain PSIM, Donny Warmerdam, harus diusir keluar lapangan setelah menerima kartu merah akibat protes keras kepada wasit. Keunggulan jumlah pemain ini dimanfaatkan Madura United untuk melancarkan serangan bertubi-tubi ke pertahanan PSIM.
Namun, meskipun mendapatkan tambahan waktu empat menit, Madura United gagal menyamakan kedudukan. Skor 2-1 untuk kemenangan PSIM Yogyakarta tetap bertahan hingga peluit panjang dibunyikan, membuat Madura United pulang tanpa poin.
Klasemen dan Penentuan Nasib
Dengan hasil ini, PSIM Yogyakarta berhasil naik ke peringkat ke-11 dengan 45 poin, memastikan diri aman dari ancaman degradasi. Sementara itu, Madura United masih tertahan di posisi ke-15 dengan 32 poin, dalam bayang-bayang zona degradasi.
Pekan pamungkas musim ini akan menjadi laga hidup mati bagi Madura United. Mereka wajib meraih kemenangan saat menjamu PSM Makassar di Stadion Gelora Bangkalan pada Sabtu (23/5/2026) mendatang untuk mengamankan posisi mereka di Liga 1.




