PSIM Yogyakarta, tim promosi yang mengejutkan di Super League musim ini, akan menghadapi pekan ke-26 dengan misi penting. Laskar Mataram bertekad mengamankan posisi mereka di kasta tertinggi sepak bola Indonesia saat bertandang ke markas Dewa United akhir pekan ini.
Hingga pekan ke-25, PSIM menempati peringkat kedelapan klasemen sementara dengan koleksi 38 poin. Hasil tersebut didapatkan dari sembilan kemenangan, 11 hasil imbang, dan lima kekalahan. Capaian ini terbilang bagus bagi tim yang berstatus juara Liga 2 (kini Championship) tahun lalu.
Fokus Pertahanan dan Target Bertahan
Bek andalan PSIM, Franco Ramos Mingo, membagikan pandangannya mengenai performa lini pertahanan timnya. Ia menegaskan kondisi fisik dan mentalnya berada dalam level prima untuk memberikan kontribusi terbaik di sisa musim.
“Ya, saya merasa sangat baik tentang hal itu. Bagi kami para pemain bertahan, saya pikir hal terpenting adalah bertahan terlebih dahulu, untuk bisa menjaga kebobolan sesedikit mungkin,” kata Franco Ramos.
Pemain asal Argentina itu menekankan prioritas utamanya adalah menjaga gawang PSIM dari serangan lawan. Meski demikian, Ramos tidak menampik adanya kepuasan tersendiri jika ia mampu membantu tim dengan mencetak gol dalam sebuah pertandingan.
“Namun, setiap kali saya bisa membantu tim dengan gol, itu terasa sangat menyenangkan. Bersama PSIM, kami memiliki tujuan yang sangat jelas di awal musim, yaitu untuk bertahan dan tidak terdegradasi,” tegasnya.
Pertandingan tandang melawan Dewa United di pekan ke-26 Super League akan menjadi ujian berat bagi PSIM Yogyakarta dalam upaya mereka mencapai target tersebut.




