Gresik – Masa depan bintang sepak bola Mesir, Mohamed Salah, usai dipastikan meninggalkan Liverpool pada akhir musim 2025/2026 masih menjadi teka-teki. Meskipun kepergiannya telah diumumkan, tujuan berikutnya bagi sang penyerang sayap belum terang benderang, dengan sejumlah sinyal baru mulai terlihat dari bursa transfer.
Sebelumnya, beberapa klub Major League Soccer (MLS) sempat dikaitkan sebagai pelabuhan baru Salah. Namun, peluang transfer ke liga Amerika Serikat itu kini mulai meredup. Klub seperti Chicago Fire dan San Diego FC dilaporkan tidak memasukkan Salah dalam rencana jangka panjang mereka.
Meski demikian, New York City FC disebut masih membuka peluang untuk merekrut pemain berusia 33 tahun tersebut, meskipun belum ada langkah konkret yang diambil. Komisioner MLS, Don Garber, sempat menyatakan pandangannya terkait potensi kedatangan Salah ke liga tersebut.
“Kami belum bisa membicarakan itu sebelum dia mengumumkan kepergiannya dari Liverpool. Tapi dia pemain luar biasa dan MLS bisa menjadi panggung yang bagus untuknya,” ujar Don Garber.
Di sisi lain, klub-klub dari Arab Saudi kembali muncul sebagai kandidat kuat tujuan berikutnya bagi Salah. Al-Ittihad, yang sebelumnya gagal mengamankan jasa Salah dengan tawaran fantastis, disebut masih menunjukkan ketertarikan yang besar. Selain itu, Al Qadsiah juga dilaporkan masuk dalam daftar peminat winger berpengalaman tersebut.
Situasi ini membuat peluang kepindahan ke Timur Tengah terlihat lebih terbuka dibandingkan dengan opsi ke MLS. Di tengah derasnya spekulasi yang berkembang, agen Mohamed Salah, Ramy Abbas, meminta publik untuk tidak terburu-buru mempercayai kabar yang beredar.
Ramy Abbas menegaskan bahwa hingga saat ini, belum ada keputusan final terkait masa depan kliennya. Pernyataan ini sekaligus menjadi penegas bahwa segala rumor yang beredar masih sebatas spekulasi belaka.




