Arsenal harus menelan pil pahit usai gagal meraih trofi Carabao Cup musim ini. Kekalahan 0-2 dari rival beratnya, Manchester City, pada laga final yang digelar di Stadion Wembley, Minggu (22/3/2026) malam WIB, menjadi pukulan telak bagi skuad asuhan Mikel Arteta. Namun, The Gunners tak ingin berlama-lama larut dalam kekecewaan dan segera mengalihkan fokus pada tiga ajang lain yang masih mereka ikuti.

Dalam duel sengit tersebut, Manchester City tampil lebih dominan sejak awal pertandingan. Tim besutan Pep Guardiola itu mampu mengendalikan jalannya laga dan berulang kali menciptakan ancaman serius ke lini pertahanan Arsenal. Sebaliknya, Arsenal yang mencoba meladeni permainan terbuka justru kesulitan untuk membangun serangan dan menciptakan peluang berbahaya bagi lawan.

Hasil ini sekaligus memupus asa Arsenal untuk meraih quadruple musim ini. Meski demikian, kesempatan untuk menyabet gelar juara masih terbuka lebar di tiga kompetisi tersisa, yakni Premier League, Piala FA, dan Liga Champions. Kegagalan di Carabao Cup diharapkan menjadi pelajaran berharga bagi para pemain untuk memperbaiki performa dan menjaga konsistensi.

Di ajang Premier League, Arsenal masih kokoh di puncak klasemen Liga Inggris dengan keunggulan sembilan angka dari Manchester City yang berada di posisi kedua. Sementara itu, di Piala FA dan Liga Champions, Declan Rice dan kawan-kawan telah berhasil melangkah hingga babak perempat final, menunjukkan potensi besar untuk melaju lebih jauh.

Striker Arsenal, Viktor Gyokeres, menegaskan pentingnya bagi tim untuk segera bangkit dari kekalahan ini. Ia meyakini bahwa hasil minor di final Carabao Cup justru akan semakin memfokuskan Arsenal untuk mengejar gelar di turnamen lain. “Tentu saja perasaan kami sekarang tidak bagus, tapi bukan berarti kami akan bertanding lagi dalam tiga hari. Masih beberapa pekan sebelum pertandingan berikutnya,” ujar Gyokeres, menyerukan semangat juang.

Dengan jadwal pertandingan yang masih padat, Arsenal dituntut untuk menjaga mentalitas dan kualitas permainan mereka. Hal ini krusial agar mereka tetap mampu bersaing di papan atas dan mewujudkan ambisi untuk mengangkat trofi di akhir musim.