Akun resmi Instagram klub raksasa Jerman, Borussia Dortmund, @bvb09, kembali menjadi sorotan publik. Sebuah unggahan video Reels sekitar tujuh hari lalu menampilkan pemain muda mereka, Lucca Regiani, dengan sentuhan yang tak biasa dan langsung menghebohkan jagat media sosial.
Alih-alih menggunakan musik modern khas Eropa, video berdurasi singkat tersebut justru diiringi dengan alunan musik tarling, genre tradisional yang populer di wilayah Cirebon dan Indramayu, Jawa Barat. Kombinasi unik antara cuplikan aksi pemain Eropa dengan iringan musik lokal Indonesia ini sontak mencuri perhatian, khususnya dari netizen Tanah Air.
Dalam video tersebut, penonton disuguhkan berbagai cuplikan aksi Lucca Regiani di lapangan hijau. Momen-momen penting seperti kontrol bola yang apik, pergerakan tanpa bola yang cerdas, hingga kontribusinya dalam pertandingan ditampilkan secara dinamis. Namun, yang paling menonjol adalah latar musik tarling yang mengalir, menciptakan nuansa kontras sekaligus menarik antara sepak bola Eropa dan kekayaan budaya Indonesia.
Reaksi Netizen dan Kebanggaan Budaya Lokal
Unggahan tak terduga ini segera dibanjiri komentar dari netizen Indonesia. Banyak yang mengungkapkan rasa terkejut sekaligus bangga melihat klub sebesar Borussia Dortmund menggunakan musik tradisional dari daerah mereka dalam konten resminya.
Salah satu komentar yang menarik perhatian datang dari individu yang mengaku sebagai pencipta lagu tersebut. Ia menuliskan, “tarling an dulu kita, yang lagi mudik hati-hati yah,” seolah menghubungkan penggunaan lagu itu dengan momen kebersamaan masyarakat Indonesia, terutama saat musim mudik.
Spekulasi mengenai sosok di balik pengelolaan akun media sosial Dortmund juga bermunculan. “Adminnya kalo bukan orang Cirebon ya orang Indramayu,” tulis seorang pengguna, yang kemudian mendapat banyak respons serupa dari pengguna lainnya, menunjukkan antusiasme dan rasa memiliki terhadap fenomena ini.
Fenomena ini secara jelas menunjukkan betapa kuatnya daya jangkau media sosial dalam menjembatani dan menghubungkan budaya lintas negara. Musik tarling, yang sebelumnya lebih dikenal di lingkup lokal, kini berhasil menembus panggung global melalui konten klub sepak bola kelas dunia. Hal ini tentu menjadi kebanggaan tersendiri bagi masyarakat Cirebon dan sekitarnya, menegaskan bahwa budaya lokal memiliki potensi untuk mendunia.




