Manchester City berhasil mengamankan gelar kesembilan Carabao Cup setelah menaklukkan Arsenal dengan skor 2-0 dalam laga final yang berlangsung sengit di Stadion Wembley, Minggu (22/3/2026) malam WIB. Kemenangan ini memastikan dominasi The Citizens di kompetisi piala domestik.

Sejak peluit awal dibunyikan, tensi pertandingan sudah terasa tinggi. Arsenal langsung menunjukkan agresivitasnya dan nyaris membuka keunggulan melalui peluang emas dari Kai Havertz.

Havertz yang lolos dari jebakan offside melepaskan tembakan keras, namun berhasil dibendung dengan sigap oleh kiper Manchester City, James Trafford. Bola muntah kemudian disambar oleh Bukayo Saka, tetapi Trafford kembali melakukan penyelamatan krusial yang menjaga gawangnya tetap perawan.

Tekanan tinggi yang diterapkan oleh skuad The Gunners membuat Manchester City kesulitan mengembangkan permainan di awal laga. Hingga lima belas menit pertama, tim asuhan Pep Guardiola belum mampu keluar dari tekanan agresif lawan.

Arsenal tampil sangat disiplin dalam menjaga lini pertahanan dan menunjukkan kecepatan luar biasa saat melakukan transisi menyerang. Memasuki setengah jam pertandingan, Manchester City bahkan belum mencatatkan satu pun tembakan ke gawang lawan.

Barisan pertahanan Arsenal, yang dikomandoi oleh William Saliba, tampil solid dan efektif dalam menghalau setiap serangan yang coba dibangun oleh Manchester City, membuat babak pertama berakhir tanpa gol.

Manchester City Efektif di Babak Kedua

Meskipun menghadapi kesulitan di babak pertama, Manchester City menunjukkan efektivitasnya di babak kedua. Mereka berhasil memanfaatkan peluang yang ada untuk mencetak dua gol dan memastikan kemenangan.

Gelar ini menjadi bukti konsistensi Manchester City di kancah domestik, menambah koleksi trofi mereka di musim 2025/2026.