Gresik, Jumat, 20 Maret 2026 – Pupuk Indonesia Group kembali menunjukkan komitmennya terhadap masyarakat melalui program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) tahunan. Sebanyak 1.559 pemudik dari berbagai daerah di Indonesia diberangkatkan dalam program “Mudik Aman Berbagi Harapan 2026” yang dilaksanakan serentak secara nasional pada Rabu (18/3/2026).
Di Gresik, anak perusahaan Pupuk Indonesia, Petrokimia Gresik, memberangkatkan 200 pemudik menuju lima rute di wilayah Jawa Timur. Pemberangkatan ini dipimpin secara daring oleh Direktur Utama Pupuk Indonesia, Rahmad Pribadi, yang menegaskan bahwa program mudik gratis ini merupakan bentuk nyata komitmen perusahaan dalam memberikan nilai tambah bagi masyarakat.
Pupuk Indonesia Tegaskan Komitmen Sosial dan Ketahanan Pangan
Rahmad Pribadi menyatakan, keberadaan Pupuk Indonesia Grup tidak hanya berorientasi pada profit semata, tetapi juga memiliki peran strategis dalam mendukung ketahanan pangan nasional serta memberikan manfaat sosial yang berkelanjutan bagi bangsa.
“Ini adalah wujud kepedulian kami kepada masyarakat. Perusahaan hadir tidak hanya untuk mencari keuntungan, tetapi juga membawa manfaat bagi bangsa,” ujar Rahmad, menggarisbawahi filosofi perusahaan.
Secara nasional, program ini menjangkau pemudik dari berbagai lokasi seperti Jakarta, Lhokseumawe, Palembang, Cikampek, Gresik, hingga Bontang, menunjukkan cakupan luas dari inisiatif sosial ini.
Petrokimia Gresik Layani Lima Rute di Jawa Timur
Di tingkat daerah, pemberangkatan pemudik dari Gresik dilakukan langsung oleh Direktur Utama Petrokimia Gresik, Daconi Khotob. Lima armada bus disiapkan untuk melayani lima rute tujuan utama di Jawa Timur, yaitu Malang–Blitar, Jombang–Nganjuk–Madiun, Lamongan–Babat–Tuban, Bojonegoro–Ngawi, serta Kediri–Tulungagung.
Daconi Khotob menambahkan, program mudik gratis ini merupakan agenda rutin tahunan Petrokimia Gresik sebagai bagian dari kontribusi sosial perusahaan kepada masyarakat sekitar. Jumlah pemudik yang diberangkatkan pada tahun ini tercatat sama dengan jumlah pemudik pada tahun sebelumnya, menunjukkan konsistensi program ini dalam membantu masyarakat.




