Pemerintah Kabupaten Cirebon dikabarkan akan kembali menggelar pelantikan rotasi, mutasi, dan promosi jabatan aparatur sipil negara (ASN) pada Selasa, 17 Maret 2026. Perombakan birokrasi ini menjadi gelombang kedua menjelang Hari Raya Idulfitri, menyusul mutasi besar-besaran yang telah dilakukan sekitar dua pekan sebelumnya.

Gelombang mutasi pertama, yang melibatkan lebih dari seratus ASN, ternyata belum sepenuhnya menuntaskan kebutuhan jabatan strategis. Sejumlah posisi penting masih kosong, bahkan beberapa di antaranya ditinggalkan pejabat yang memasuki masa pensiun, menjadikan perombakan susulan ini hampir tak terhindarkan.

Informasi yang beredar di internal Pemkab Cirebon menyebutkan bahwa rotasi kali ini tidak hanya menyentuh pejabat eselon III dan IV, tetapi juga berpotensi menyeret pejabat eselon II.

Salah satu posisi strategis yang disebut-sebut akan segera terisi adalah jabatan staf ahli, yang sebelumnya ditinggalkan oleh Iwan Rizky. Menariknya, sumber internal yang mengetahui dinamika tersebut menyebutkan bahwa kursi eselon II itu kemungkinan besar akan diisi oleh pejabat promosi dari tingkat camat.

“Informasinya dari camat naik. Camat dari wilayah barat. Jadi pejabat eselon II,” ujar sumber internal yang meminta identitasnya tidak disebutkan.

Nama yang mulai ramai diperbincangkan adalah Sukana, yang saat ini menjabat sebagai Camat Plumbon. Ia dinilai telah memenuhi berbagai syarat administratif untuk naik ke level eselon II.

Selain jabatan eselon II, beberapa posisi strategis lain juga disebut akan menjadi bagian dari mutasi kali ini. Di antaranya adalah kursi Sekretaris Dinas yang saat ini masih kosong di beberapa organisasi perangkat daerah.

Beberapa posisi yang disebut-sebut bakal segera diisi antara lain Sekretaris Dinas Pertanian, Sekretaris Dinas Komunikasi dan Informatika, serta Sekretaris Badan Perencanaan Pembangunan, Riset dan Inovasi Daerah (Baperida).