Skuad Dewa United tengah berupaya melupakan kekecewaan mendalam usai tersingkir dari kompetisi Asia. Tim berjuluk Tangsel Warriors ini kini mengalihkan fokus penuh untuk menghadapi laga krusial kontra Persija Jakarta dalam lanjutan BRI Super League yang dijadwalkan pada Minggu, 15 Maret 2026.
Sebelumnya, Dewa United harus menelan pil pahit di ajang AFC Challenge League. Egy Maulana Vikri dan rekan-rekan gagal melaju ke babak selanjutnya setelah kalah agregat 2-3 dari klub Filipina, Manila Digger, pada perempat final.
Pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink, mengakui bahwa timnya sempat terpukul oleh hasil tersebut. Namun, juru taktik asal Belanda itu menegaskan bahwa seluruh elemen tim kini telah membulatkan tekad untuk bangkit dan memberikan penampilan terbaik di liga domestik.
Fokus Penuh Hadapi Macan Kemayoran
Riekerink menekankan pentingnya mengesampingkan kekecewaan dan memusatkan perhatian pada pertandingan mendatang. Ia melihat duel melawan Persija Jakarta sebagai momentum tepat untuk membuktikan kualitas tim.
“Saat ini kami harus menghadapi kekecewaan setelah tersingkir dari kompetisi Asia pada laga pekan lalu. Namun, menghadapi Persija selalu menjadi pertandingan yang menarik untuk dimainkan, sehingga itulah yang kini menjadi fokus persiapan kami,” ujar Jan Olde Riekerink, Minggu (15/3/2026).
Pernyataan Riekerink ini mengindikasikan bahwa Persija Jakarta harus ekstra waspada. Dewa United diprediksi akan tampil dengan motivasi berlipat ganda, menjadikan laga ini sebagai ajang pelampiasan setelah kegagalan di kancah internasional. Macan Kemayoran, julukan Persija, perlu mempersiapkan strategi matang untuk meredam ambisi tuan rumah.



