Formula 1 musim 2026 menghadapi ketidakpastian serius setelah dua balapan Grand Prix (GP) di Timur Tengah, yakni GP Bahrain dan GP Arab Saudi, kemungkinan besar akan dibatalkan. Pembatalan ini dipicu oleh konflik besar yang masih berlangsung di wilayah tersebut, mengancam agenda terpanjang dalam sejarah F1.
Pihak Formula 1 diperkirakan akan membuat pengumuman resmi terkait pembatalan ini pada akhir pekan ini. Keputusan tersebut akan mengurangi jumlah seri balapan dari 24 yang direncanakan untuk musim 2026, menjadi hanya 22 seri demi alasan keselamatan.
Dua balapan yang terancam dicoret dari kalender F1 adalah seri di Bahrain dan Arab Saudi, yang sedianya dijadwalkan berlangsung pada bulan April mendatang. Kekhawatiran akan kondisi keamanan yang rawan di Timur Tengah menjadi faktor utama di balik potensi pembatalan ini.
Dampak kondisi keamanan bahkan telah terasa sebelum musim dimulai. Pirelli, pemasok ban resmi F1, sebelumnya terpaksa membatalkan acara pengujian ban di Bahrain. Pembatalan ini dilakukan setelah rekaman yang disiarkan BBC menunjukkan puing-puing beterbangan di sekitar Bahrain National Communication Centre, lokasi yang hanya berjarak sekitar 15 mil dari sirkuit balapan F1.
Formula 1 sebenarnya berupaya menunda keputusan pembatalan dengan harapan situasi keamanan akan membaik. Namun, media internasional melaporkan bahwa mobil balap dan berbagai peralatan penting harus mulai dikirim ke kawasan Teluk paling lambat pertengahan pekan depan. Laporan yang sama juga menyebutkan bahwa keputusan resmi kemungkinan akan diumumkan dalam 48 jam ke depan.
CEO Formula 1, Stefano Domenicali, dikabarkan sangat memprioritaskan keselamatan sekitar 3.000 orang yang terlibat dalam operasional setiap seri balapan. Meskipun kondisi di Jeddah, Arab Saudi, dinilai aman dan relatif lebih stabil, balapan di sana tetap terancam batal.
Hal ini disebabkan penyelenggaraan GP Arab Saudi berkaitan erat dengan seri di GP Bahrain. Jika salah satu balapan sampai dibatalkan, maka seri lainnya juga hampir pasti tidak akan digelar, menciptakan efek domino pada kalender F1 2026.




