Grup K-pop Tomorrow X Together (TXT) dan agensinya, HYBE, tengah menjadi sorotan publik menyusul dugaan penggunaan teknologi kecerdasan buatan (AI) dalam trailer comeback terbaru mereka. Kontroversi ini mencuat setelah sejumlah warganet menemukan kejanggalan visual dalam video yang telah dirilis.

Awalnya, trailer comeback TXT berhasil menarik perhatian penggemar berkat konsep visual yang unik dan atmosfer sinematik. Video tersebut cepat menyebar di berbagai platform media sosial, memicu antusiasme terhadap perilisan mendatang.

Dugaan Penggunaan AI dan Kritik Netizen

Namun, setelah ditelaah lebih lanjut, sebagian penonton mulai mengidentifikasi adegan-adegan yang dinilai memiliki karakteristik visual hasil generasi AI. Kualitas visual dalam trailer tersebut disebut-sebut kurang natural, memicu perdebatan di kalangan warganet.

Beberapa bagian video juga menjadi perhatian karena detail yang tidak konsisten, seperti perubahan tekstur objek dan pergerakan visual yang terasa janggal. Temuan-temuan ini memperkuat dugaan bahwa video tersebut kemungkinan besar dibuat dengan bantuan teknologi AI.

Kekecewaan K-Netz

Netizen Korea (K-Netz) secara khusus mengungkapkan kekecewaan mereka terhadap dugaan penggunaan AI ini. Industri K-pop selama ini dikenal memiliki standar produksi yang sangat tinggi, terutama dalam pembuatan video promosi dan musik.

Menurut K-Netz, pemanfaatan AI dalam trailer tersebut justru menghasilkan visual yang terlihat kurang maksimal dan tidak sesuai dengan ekspektasi kualitas yang biasa mereka harapkan dari grup K-pop papan atas.