Real Madrid menunjukkan kelasnya sebagai raja Eropa setelah menaklukkan Manchester City dengan skor meyakinkan 3-0 pada leg pertama babak 16 besar UEFA Champions League di Santiago Bernabéu, Rabu (12/3/2026) dini hari WIB. Bintang kemenangan Los Blancos adalah gelandang Uruguay, Federico Valverde, yang mencetak hattrick sensasional di babak pertama untuk menempatkan Madrid dalam posisi sangat menguntungkan jelang leg kedua.
Hattrick Sensasional Federico Valverde Hancurkan City
Federico Valverde tampil memukau dengan tiga golnya yang tercipta di babak pertama. Penampilan gemilang gelandang Uruguay ini menjadi kunci keberhasilan Real Madrid membungkam Manchester City di kandang sendiri.
Gol pembuka Madrid lahir pada menit ke-20 melalui skema serangan balik cepat yang diawali umpan panjang kiper Thibaut Courtois. Valverde menyambut bola tersebut, melewati kiper City Gianluigi Donnarumma, sebelum dengan tenang menceploskan bola ke gawang kosong. Gol ini menjadi awal mimpi buruk bagi City di Bernabéu.
Hanya tujuh menit berselang, Valverde kembali menghukum pertahanan City. Menerima umpan dari Vinícius Júnior, ia melepaskan tembakan rendah menggunakan kaki kiri yang tak mampu dihentikan Donnarumma. Bernabéu semakin bergemuruh menyambut gol kedua ini.
Valverde melengkapi hattrick-nya pada menit ke-42. Umpan chip cerdik dari Brahim Díaz berhasil dimanfaatkan Valverde yang mengecoh bek Marc Guéhi sebelum melepaskan tendangan voli keras ke gawang City. Hattrick tersebut juga mencatat sejarah baru, menjadikan Valverde pemain Uruguay pertama yang mencetak hattrick di Liga Champions.
Dominasi Penguasaan Bola City Tak Berbuah Hasil
Menariknya, secara statistik Manchester City sebenarnya lebih dominan dalam penguasaan bola. Namun, dominasi tersebut tidak berbuah gol dan gagal menembus pertahanan solid Real Madrid.
- Penguasaan bola: 59,8% City – 40,2% Madrid
- Tendangan sudut: 10 City – 1 Madrid
- Tembakan ke gawang: 7 Madrid – 4 City
Lini serang City yang dipimpin Erling Haaland kesulitan menembus pertahanan Madrid yang tampil sangat disiplin. Haaland dan rekan-rekannya gagal menciptakan peluang berarti yang mampu mengancam gawang Courtois.
Courtois Tampil Gemilang, Vinícius Gagal Penalti
Selain Valverde, penampilan gemilang juga ditunjukkan oleh kiper Real Madrid, Thibaut Courtois. Kiper Belgia itu melakukan sejumlah penyelamatan penting, termasuk menahan peluang dari Antoine Semenyo, Nico O’Reilly, hingga Omar Marmoush di penghujung laga, memastikan gawangnya tetap perawan.
Madrid bahkan sempat berpeluang memperbesar skor setelah mendapat penalti pada menit ke-57, tetapi eksekusi Vinícius Júnior berhasil ditepis oleh Donnarumma, menggagalkan gol keempat bagi Los Blancos.
Tugas Berat Menanti Manchester City di Leg Kedua
Pelatih City Pep Guardiola bahkan menarik Haaland pada menit ke-82, sebuah indikasi bahwa timnya kesulitan membongkar pertahanan Madrid dan mulai menyerah. Pergantian ini menunjukkan frustrasi Guardiola terhadap mandulnya lini serang timnya.
Kedua tim akan kembali bertemu pada leg kedua di markas Manchester City pekan depan. City kini menghadapi tugas sangat berat untuk membalikkan keadaan setelah tertinggal tiga gol dari sang raksasa Spanyol. Sementara bagi Madrid, kemenangan telak di Bernabéu menjadi modal besar untuk melangkah ke babak perempat final Liga Champions.




