Persaingan di papan bawah klasemen Super League semakin memanas menjelang akhir musim. Lima tim terus berjuang keras setiap pekan untuk menghindari zona degradasi, sementara PSM Makassar yang berada di posisi ke-13 juga belum sepenuhnya aman dari ancaman tersebut.

Lima Tim Berjuang Hindari Degradasi

Madura United, Persijap Jepara, PSBS Biak, Persis Solo, dan Semen Padang menjadi kontestan yang terlibat langsung dalam perebutan posisi aman. Mereka sama-sama berupaya keras untuk keluar dari jerat degradasi yang kian mendekat.

Dengan hanya menyisakan sepuluh laga dari total 34 pertandingan dalam semusim, setiap pergerakan di papan klasemen memiliki dampak signifikan. “PSM Makassar yang berada di peringkat ke-13 juga belum sepenuhnya aman. Dengan hanya menyisakan sepuluh laga dari total 34 pertandingan dalam semusim untuk tiap tim, pergerakan dalam papan klasemen masih bisa terjadi dengan kemungkinan apa pun,” demikian kupasan yang dimuat di halaman ILeague.

Poin Tipis, Motivasi Berlipat

Kalkulasi poin menunjukkan bahwa setiap kemenangan yang diraih tim-tim di papan bawah akan sangat krusial untuk mengerek posisi mereka. Perbedaan poin yang tipis antar kontestan membuat motivasi dan semangat untuk bangkit terus dilipatgandakan.

Salah satu tim yang menunjukkan grafik membaik adalah Persijap Jepara. Setelah sempat berada di posisi ke-17 pada pekan ke-21, Laskar Kalinyamat berhasil merangkak naik secara bertahap di pekan-pekan berikutnya, menunjukkan potensi untuk keluar dari zona merah.

Situasi ini menegaskan bahwa Super League musim ini akan menyajikan pertarungan sengit hingga peluit akhir dibunyikan, terutama bagi tim-tim yang berjuang di papan bawah.