PSM Makassar menghadapi tantangan berat dalam lanjutan BRI Super League 2025/2026 pekan ke-25. Tim berjuluk Juku Eja ini akan bertandang ke markas Malut United, salah satu tim penghuni papan atas, pada Sabtu (7/3/2026) malam ini. Kunjungan ini datang di tengah tren buruk PSM yang belum meraih kemenangan dalam empat laga terakhir.

Saat ini, Yuran Fernandes dan rekan-rekannya tengah terseok-seok di papan bawah klasemen sementara. Mereka menempati peringkat ke-13 dengan koleksi 23 poin, hanya berjarak lima angka dari zona degradasi. Kondisi ini menuntut PSM untuk tampil habis-habisan demi mengamankan poin di sisa musim agar terhindar dari ancaman turun kasta.

Malut United, Tim Paling Subur di Kandang

Lawan yang akan dihadapi PSM bukanlah tim sembarangan. Malut United, yang kini nyaman bertengger di posisi keempat, memiliki catatan gol yang impresif saat bermain di kandang sendiri, Stadion Gelora Kie Raha Ternate. Mereka telah membukukan total 31 gol dari 12 pertandingan kandang, menjadikan anak asuh Hendri Susilo sebagai tim tersubur di laga home musim ini.

Menyadari beratnya ujian, tim pelatih PSM Makassar memilih untuk tidak menambah beban mental para pemain. Asisten pelatih Ahmad Amiruddin meminta para pemain untuk tetap rileks meski harus berhadapan dengan tim paling subur di Super League musim ini.

“Yang saya pesan ke para pemain, percaya diri dan berlatihlah seperti kamu bertanding, dan bertandinglah seperti kamu berlatih. Itu saja. Dan terakhir, selalu memiliki rasa bangga ketika memakai jersey PSM,”

ujar Coach Amiruddin dalam sesi jumpa pers pra-pertandingan pada Jumat (6/3/2026) kemarin.

Ketersediaan Pemain dan Target Tuan Rumah

Kabar baiknya, Pasukan Ramang bisa sedikit bernapas lega dengan kembalinya sejumlah pemain kunci. Victor Luiz yang sempat absen karena sanksi Komdis PSSI, Savio Roberto setelah akumulasi kartu kuning, dan Hilmansyah yang pulih dari cedera, siap kembali memperkuat tim utama. Namun, dua pemain muda, Daffa Salman dan Ananda Raehan Alief, harus menepi. Daffa masih dalam tahap pemulihan setelah sakit, sementara Ananda absen karena akumulasi kartu.

Di sisi lain, Malut United siap tampil dengan kekuatan penuh. Misi mereka jelas, yakni meraih poin penuh untuk melanjutkan tren positif setelah pekan lalu menundukkan Madura United. Meskipun pelatih kepala Hendri Susilo tidak dapat mendampingi tim karena masalah kesehatan, target kemenangan tetap diusung demi menyambut masa libur kompetisi dengan tenang.